Macan tutul yang berada di kandang pengamanan dan perawatan di Lembang Park & Zoo, lepas, pada Kamis (28/8). Macan tutul ini merupakan macan yang dievakuasi dari Kantor Balai Desa Kutamandarakan, Kabupaten Kuningan, dua hari sebelum kabur.
"Iya betul lepas dari tempat pengamanan, bukan dari kandang wisatanya. Itu macan yang dari Kuningan itu," kata Kapolsek Lembang AKP Dana Suhenda saat dihubungi kumparan.
Seperti apa upaya pencarian yang dilakukan?
Lembang Park & Zoo Ditutup Sementara
Karena ada macan tutul yang lepas, Lembang Park & Zoo ditutup sementara sejak Kamis (28/08) pukul 10.00 WIB. Pihak keamanan mengatakan penutupan ini dikarenakan ada perbaikan.
Pantauan kumparan di lokasi kemarin, pukul 16.00 WIB, portal pintu masuk ditutup dan dijaga oleh pihak keamanan. Tidak terlihat pengunjung yang datang ke kebun binatang tersebut.
Anjing Pelacak & Drone Thermal Diturunkan
Tim melakukan pencarian dengan mengerahkan anjing pelacak atau K9 dan drone thermal. Hal tersebut disampaikan oleh Humas Lembang Zoo Miftah Setiawan dalam jumpa pers di Lembang Park & Zoo.
"Semua pihak yang berkompeten hari ini sudah berkumpul dan menurunkan tim terbaik, termasuk tim K9 dari Polres Cimahi dan Polda Jawa Barat, serta tim BKSDA dengan bantuan drone thermal detection untuk mendeteksi panas hewan yang diduga kabur," kata Miftah, kemarin.
Miftah mengungkapkan ada tiga tim pencari yang dibentuk. Masing-masing terdiri dari dokter hewan, penembak bius, dan tim pendukung. Prioritas utama adalah menangkap macan tutul tersebut hidup-hidup karena hewan tersebut dilindungi.
"Namun, jika dalam kondisi darurat dan membahayakan, atas izin pihak berwenang diperbolehkan untuk ditindak tegas," ucapnya.
Warga diimbau tetap tenang. Bila melihat macan tutul harap segera melapor.
Macan Kabur Jebol Atap Kandang
Macan tutul tersebut lepas dengan cara menjebol atap kandang diduga karena stres. Macan tutul itu dievakuasi dari kuningan dan dikarantina di kebun binatang itu.
"Karena sifatnya hewan liar, ia mengalami stres dan berhasil kabur dari karantina," kata Miftah.
Sejatinya karantina macan tutul dilakukan tiga hari sebelum dilepasliarkan. Namun, baru dua hari dikarantina, macan tersebut stres dan kabur.
Hingga saat ini, pencarian terhadap macan tutul itu masih dilakukan.