Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, ikut hadir dalam prosesi pemakaman Affan Kurniawan (21), driver ojol yang tewas terlindas rantis Brimob Polda Metro Jaya saat demo ricuh di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.
Affan dimakamkan siang ini di TPU Karet Bivak, Jakarta Selatan.
Kepada wartawan, Irjen Asep mengatakan, dirinya sudah menemui orang tua Affan untuk meminta maaf, atas nama pribadi dan institusi yang ia pimpin.
"Tadi malam sudah saya sampaikan bahwa saya pribadi dan institusi Polda Metro Jaya dan juga segenap aparat keamanan kemarin yang melaksanakan keamanan, menghaturkan turut berduka cita yang mendalam," ujar Kapolda.
Ia juga meminta maaf kepada masyarakat, khususnya para driver online. Ia juga memastikan proses penanganan kasus ini akan diusut secara transparan.
"Dan juga untuk keluarga korban meminta kita untuk menindak tegas meminta keadilan. Tentunya kita akan profesional dalam menyikapi ini dan akan proses dan tadi malam pun Kadiv Propam bahwa 7 orang masih dalam pemeriksaan dan sudah penahanan," jelas Asep.
Saat ditanyakan apakah tindakan polisi yang represif dianggap berlebihan, Irjen Asep kembali meminta maaf.
"Kami memohon maaf ya. Kami akan perbaiki," kata Kapolda.
Saat ini 7 orang anggota Brimob Polda Metro Jaya yang diduga sebagai pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat.
Prosesi pemakaman Affan berlangsung haru. Sejumlah ojol ikut mengantar pria 21 tahun itu ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Sejumlah pejabat ikut hadir dalam pemakaman ini. Selain Kapolda Metro Jaya, tampak juga Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan, Anggota DPR Rieke Diah Pitaloka, dan pengusaha Jusuf Hamka.