Kerusakan itu dipicu oleh kerusuhan yang terjadi sejak malam dan masih berlangsung hingga Jumat pagi.
Kerusakan berupa pos polisi, mobil, hingga vandalisme di tembok gedung sekitar Mako Brimob Polda Metro Jaya.
Beberapa fasilitas terbakar sehingga kepulan asap masih membumbung di kawasan tersebut.
Menurut pantauan kumparan, pukul 06.45 WIB, bekas gas air mata masih terasa. Situasi tegang ini masih diupayakan oleh Brimob untuk membubarkan massa.
Selain itu, lalu lintas di Jalan Kwitang arah Senayan-Tanah Abang lumpuh belum bisa dilewati oleh kendaraan.
Kericuhan ini diakibatkan insiden pengendara ojek online (ojol) yang terlindas kendaraan taktis polisi saat unjuk rasa di Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).