Sumbar Luncurkan Program RBP REDD+ Green Climate Fund untuk Mitigasi Perubahan Iklim

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Sumbar Luncurkan Program RBP REDD+ Green Climate Fund untuk Mitigasi Perubahan Iklim Ilustrasi(Dok Pemprov Sumbar)

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat resmi mendapatkan pendanaan Result-Based Payment (RBP) REDD+ dari Green Climate Fund (GCF). Melalui program ini, Sumbar memperoleh alokasi sebesar 3,58 juta dolar AS atau senilai 56 miliar rupiah sesuai Keputusan Menteri LHK Nomor SK.1398/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2023. 

Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat tata kelola hutan, menyusun arsitektur REDD+ di tingkat provinsi, sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca. Selain menjaga kelestarian hutan, program ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak dalam pengelolaan hutan berkelanjutan

“Sumatra Barat sangat kental dengan tradisinya yang kemudian menjadi satu sistem yang menjadi contoh baik dalam pengelolaan perhutanan di Indonesia,” ujar Direktur Penghimpunan dan Pengembangan Dana BPDLH Endah Tri Kurniawati  pada saat Kick Off Implementasi RBP REDD+ GCF Output II, Kamis (28/8).

Dana ini diberikan atas hasil kinerja pengurangan emisi nasional dari sektor Forest and Other Land Uses (FOLU) pada periode 2014–2016. Alokasi dana tersebut berdasarkan kinerja pemerintah dan masyarakat Sumatra Barat dalam menjaga kawasan hutan dan mencegah deforestasi di kawasan hutan. 

“Keseriusan ini karena 80 persen masyarakat Sumbar berada di sekitar hutan bahkan dilindungi oleh hutan. Bagaimana potensi sekitar hutan bisa bermanfaat tanpa merusak dan masyarakat bisa menjalani kehidupan yang layak,” kata Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi.

Investasi pendanaan iklim yang berkeadilan harus menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam pemanfaatan program. Selama ini, masyarakat sekitar hutan menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan di Sumatera Barat. 

Dari sisi emisi, mereka justru merupakan penyumbang paling rendah karena menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan dan hemat energi. Ironisnya, mereka menjadi pihak yang paling terdampak ketika perubahan iklim terjadi, terutama pada hasil panen yang bergantung pada kondisi alam.

“Program pendanaan akan disalurkan dari BPDLH ke Lembaga perantara tanpa melalui mekanisme APBD. Dan langsung ditujukan ke kelompok masyarakat pengelola hutan. Harapannya melalui program ini kapasitas masyarakat pengelola hutan meningkat dan jumlah izin perhutanan sosial pun bertambah tiap tahun,” katanya.

Penunjukkan KKI Warsi sebagai lembaga perantara (lemtara) oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi pada tahun 2024 yang mempercayakan KKI Warsi sebagai lembaga perantara di wilayah Sumbar. Kepercayaan ini diberikan berdasarkan rekam jejak KKI Warsi dalam mendukung pengelolaan dan perlindungan hutan secara berkelanjutan, memperkuat kelembagaan masyarakat, dan mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Sebelumnya, kerja sama Pemerintah Sumatera Barat dan KKI Warsi telah diikat melalui penandatanganan MoU pada tahun 2023 terkait pengelolaan sumber daya alam.

“KKI Warsi bekerja sama dengan Pemerintah Sumbar terkait pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Beberapa hal terdapat dalam kesepakatan tersebut, salah satunya adalah perhutanan sosial, penguatan kelembagaan, database nagari, dan pengembangan usaha,” jelasnya.

Selama lebih dari dua dekade KKI Warsi menjalin kolaborasi erat dengan Pemerintah Provinsi, Dinas Kehutanan, serta masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara lestari. Program yang dijalankan juga menjadi bagian dari upaya nasional dalam mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD+), sekaligus mendukung pencapaian target NDC Indonesia dan FOLU Net Sink 2030.

Melalui penandaan batas dan pengamanan kawasan hutan, dengan sistem zonasi dalam hutan nagari menjadi zona lindung dan zona pemanfaatan. Di sisi peningkatan ekonomi masyarakat, diantaranya mendorong penggalian ekonomi alternatif dari agresif dan merusak lingkungan beralih ke budidaya, penyaluran dana hibah, dan pengembangan usaha berbasis komoditi lokal. 

RBP REDD+ Green Climate Fund Output 2 merupakan inisiatif yang dirancang untuk mendukung negara dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan. Bantuan finansial yang diberikan berdasarkan kemampuan Provinsi dalam meningkatkan tutupan kawasan hutan dan menahan laju deforestasi. Di Sumatra Barat, perhutanan sosial turut menyumbang pertumbuhan tutupan hutan, diketahui sebanyak 3000 hektar bertambah pada tahun 2024.

Di Indonesia, program ini berperan penting dalam mencapai target NDC. Selain menjaga kelestarian hutan, RBP REDD+ juga mendorong perlindungan keanekaragaman hayati serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan pendekatan partisipatif yang menempatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama, program ini menghadirkan solusi komprehensif bagi mitigasi perubahan iklim sekaligus pembangunan berkelanjutan.

Sebagai langkah ke depan, program RBP REDD+ di Sumatera Barat diharapkan tidak hanya menjadi insentif atas kinerja pengurangan emisi, tetapi juga menjadi model kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam menjaga hutan. 

Dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat pengelolaan dan memastikan manfaat ekonomi yang adil, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata pada pencapaian target iklim nasional. (H-2)

Read Entire Article