Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana belanja pemerintah pada 2026 yang manfaatnya langsung dinikmati masyarakat bisa menjaga laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 di level 5,2%. Sedikit lebih tinggi dari prospek pertumbuhan pada 2025 di kisaran 5%.
Tim Ekonom Bank Mandiri memperkirakan, setidaknya ada dana Rp 1.377 triliun dalam APBN 2026 yang manfaatnya bisa langsung dinikmati masyarakat. Dalam RAPBN 2026, pemerintah menganggarkan belanja negara sekitar Rp 3.786,5 triliun.
"Kita melihat APBN masih akan mendukung ekonomi, terutama dari sisi konsumsi dan investasi," kata Kepala Departemen Riset Ekonomi Makro dan Pasar Keuangan Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina dalam acara Mandiri Macro and Market Brief 3Q25 Indonesia Economic Outlook, Kamis (28/8/2025).
Dari total belanja yang langsung dinikmati masyarakat itu, tim ekonom Bank Mandiri mencatat, setidaknya terbagi ke dalam 18 program prioritas pemerintah.
Berikut ini daftar rincian program pemerintah yang langsung ke dompet rakyat:
1 Subsidi Energi & Kompensasi Rp 381 triliun atau 10,1% dari total belanja.
2 Makanan Bergizi Gratis Rp 335 triliun atau 8,8% dari total belanja
3 Subsidi Non-Energi termasuk KUR dan Subsidi Pupuk Rp 109 triliun atau setara 2,9% dari total belanja
4 Bantuan Pendidikan (Beasiswa PIP/KIP dan lainnya) Rp 89 triliun atau setara 2,3% dari total belanja
5 Koperasi Desa Merah Putih Rp 83 triliun atau 2,2% dari total belanja
6 Bantuan Iuran Asuransi Kesehatan Rp 69 triliun atau 1,8% dari total belanja
7 TPG/TPD untuk Non-PNS Rp 64 triliun atau 1,7% dari total belanja
8 Perumahan Rp 49 triliun setara 1,3% dari total budget
9 Kartu Sembako (BPNT) Rp 44 triliun atau setara 1,2% dari total budget
10 Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 29 triliun atau setara 0,8% dari total budget
11 Bulog dan Cadangan Pangan Rp 29 triliun setara 0,8% dari total budget
12 Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda Rp 28 triliun atau 0,7% dari total budget
13 Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Rp 25 triliun atau setara 0,7% dari total budget
14 Renovasi/Rehabilitasi Sekolah Rp 23 triliun atau 0,6% dari total anggaran belanja
15 Lumbung Pangan Rp 22 triliun atau setara 0,6% dari total belanja
16 Bendungan & Irigasi Rp 12 triliun atau setara 0,3% dari total belanja
17 Pemeriksaan Kesehatan Gratis & TB, Revitalisasi Rumah Sakit Rp 7 triliun atau setara 0,2$ dari total budget
18 Kampung Nelayan Nasional & Program Garam Rp 7 triliun atau setara 0,2% dari total belanja
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Solusi Ekonomi RI Balik Tumbuh 5%: Pemerintah Wajib Belanja!