
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan investigasi transparan atas insiden yang menewaskan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, dalam demonstrasi yang berujung ricuh dan menegaskan petugas yang terbukti bersalah harus bertanggung jawab. Pakar komunikasi politik sekaligus peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, mengatakan bahwa pernyataan Prabowo sudah cukup komprehensif merespons kasus tersebut.
Menurutnya, pernyataan Prabowo sudah mengungkapkan rasa simpati dan pertanggungjawaban negara terhadap nasib keluarga almarhum
"Statement resmi Presiden Prabowo Subianto atas peristiwa tadi malam sudah cukup komprehensif karena mengandung tiga hal. Presiden mengungkap rasa simpati dan empati kepada keluarga driver ojek korban dari tindakan kekerasan aparat Brimob. Presiden Prabowo menjamin kehidupan keluarga dari driver tersebut ke depan," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Jumat (30/8).
Bawono menyoroti bahwa dalam pernyataannya Prabowo juga mengungkap kekecewaan kepada aparat yang terang-terangan disampaikan oleh Kepala Negara atas musibah yang menimpa almarhum.
Adapun Prabowo juga berjanji mengawal proses hukum para anggota Brimob yang melindas Affan Kurniawan.
“Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Prabowo dalam pernyataan resminya.
Prabowo melanjutkan ia tidak akan mentolerir petugas yang berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku.
“Kita akan ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.