Temui Massa Aksi, Kapolda Sumbar Minta Maaf atas Insiden Polisi Lindas Ojol

2 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Temui Massa Aksi, Kapolda Sumbar Minta Maaf atas Insiden Polisi Lindas Ojol Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta menemui massa aksi dan meminta maaf.(MI/Yose Hendra)

SUASANA di depan Mapolda Sumatra Barat, Jumat (29/8) malam, masih dipenuhi teriakan dan poster protes dari mahasiswa dan masyarakat yang menuntut reformasi Polri. Di tengah tensi massa aksi yang belum mereda hingga pukul 20.30 WIB, Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta akhirnya turun langsung menemui mereka.

Kehadiran Kapolda menjadi sorotan. Ia menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang menewaskan seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, saat pembubaran aksi di DPR RI sehari sebelumnya. Affan meninggal usai tertabrak kendaraan taktis Brimob.

“Atas nama institusi, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas wafatnya almarhum Affan. Kami turut berduka cita mendalam, semoga amal ibadah almarhum diterima dan keluarga diberi kekuatan,” ujar Gatot dengan suara tegas namun bernada prihatin.

Tak berhenti pada permintaan maaf, Kapolda menegaskan Polri tidak akan menutup-nutupi kasus ini. Ia berjanji menindak tegas aparat yang terbukti terlibat dan membuka proses hukum secara transparan. “Mari kita kawal bersama, siapa pun anggota yang melanggar hukum harus ditindak dengan tegas,” tambahnya.

Namun, massa aksi tetap menyuarakan kekecewaan. Teriakan “Polisi pembunuh!” berulang kali menggema di depan Polda Sumbar. Spanduk dan poster bertuliskan “Polisi Musuh Masyarakat”, “Polisi Pembunuh”, hingga “Kami Bersama Korban” berkibar di antara kerumunan.

Sejumlah mahasiswa menilai permintaan maaf Kapolda belum cukup. Mereka menegaskan tuntutan reformasi Polri harus dijalankan sebagai langkah nyata mencegah jatuhnya korban serupa.

“Reformasi Polri adalah harga mati. Harus ada perubahan mendasar agar aparat tidak lagi bertindak represif dan rakyat tidak lagi menjadi korban,” tegas salah seorang orator.

Aksi di Padang ini merupakan gelombang solidaritas pasca tragedi di Senayan, Jakarta, yang menewaskan Affan Kurniawan. Bagi mahasiswa, insiden itu bukan sekadar kecelakaan, melainkan cermin represifitas aparat yang selama ini dikeluhkan masyarakat. (E-2)

Read Entire Article