
UPAYA penangkapan macan tutul yang lepas dari kandang karantina Lembang Park Zoo masih terus dilakukan. Satwa liar tersebut terpantau masih berkeliaran di area kawasan wisata dan dipastikan belum merambah ke pemukiman warga.
Pantauan drone thermal pada Jumat (29/8) dini hari, terdeteksi pergerakan macan tutul mengarah ke area karantina. Satwa tersebut sempat masuk dalam gorong-gorong, bahkan terdeteksi sempat meninggalkan bekas jejak cakar pada sebuah pohon.
"Area jelajahnya sudah kita persempit untuk dilakukan penyergapan. Insya Allah dalam waktu dekat segera bisa kita amankan," kata Kepala Seksi KSDA Wilayah III Soreang, Ujang Acep.
Dia menambahkn tim gabungan yang terdiri dari pihak Lembang Park Zoo, BBKSDA serta petugas konservasi telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mempersempit pergerakan macan tutul.
Beberapa titik yang sering dilewati satwa itu telah dipasang jerat jaring. Setidaknya ada tiga titik jaring disiapkan lengkap dengan petugas bius yang bersiaga.
"Kandang jebak yang tadi malam disiapkan hanya dilewati di pinggir oleh macan tutul. Nah mungkin objek penariknya akan coba diganti dengan anak domba karena lebih berisik. Kalau ayam, pada malam cenderung tidur," jelasnya.
Untuk memaksimalkan penyergapan, lanjut Ujang, tim dibantu anjing pelacak (K9) yang mampu mendeteksi bau keberadaan macan tutul. Strategi penangkapan dilakukan dengan menggiring macan tutul menggunakan K9 ke arah jebakan. Sementara tim lain sudah siap dengan jaring dilengkapi senapan bius di dua lokasi berbeda.
"Jika macan mulai mendekati objek umpan, biasanya ia akan diam dan duduk. Saat itulah perimeter lokasi segera diamankan. Polisi juga turut mengamankan agar macan tidak lari ke luar kawasan LPZ," ucapnya.
Pihaknya akan memaksimalkan penyergapan dilakukan saat kondisi cuaca masih terang karena sifat macan tutul biasanya lebih sering beraktivitas pada malam hari.
"Ketika macan tutul itu di bawah vegetasi atau gorong-gorong, drone tidak bisa mendeteksi. Nah itu kelemahan kalau di malam hari. Jadi kita upayakan yang masih cerah-cerah seperti ini coba operasi penyergapan," bebernya.
Humas Lembang Park Zoo, Miftah Setiawan menambahkan, posisi macan tutul diperkirakan berada di zona 3 yang dipenuhi semak-semak dan berada di kawasan lembah.
"Dia tidak akan masuk dalam area Lembang Park zoo karena di sini jika malam kan terang, takut cahaya. Jadi kayanya dia lebih sering di balik semak-semak untuk bersembunyi," tandasnya.