
LAJU urbanisasi yang terus meningkat mendorong lonjakan kebutuhan hunian dan fasilitas terintegrasi di perkotaan. Kebutuhan ini memicu konsentrasi pasar dan mobilitas pelanggan yang efisien, menjadikan kota terpadu sebagai lahan ekspansi rasional bagi pelaku usaha.
Menginjak usia lima dekade, PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menegaskan kesiapan ekosistem “siap tumbuh” lewat sembilan kawasan terpadu yang telah dikembangkan. Salah satunya adalah Summarecon Bekasi, yang berdiri di lahan lebih dari 500 hektare dan berjarak 21 kilometer di timur Jakarta.
“Geliat pengembangan Summarecon Bekasi mengubah utara Kota Bekasi menjadi kawasan hunian dan komersial metropolitan,” ujar Executive Director Summarecon Agung, Magdalena Juliati.
Infrastruktur kunci seperti Flyover KH Noer Ali sepanjang 750 meter menghubungkan mobilitas utara-selatan. Kehadiran Summarecon Mal Bekasi, perkantoran, hotel, serta sekolah Islam Al-Azhar dan BPK Penabur membentuk fondasi trafik stabil.
“Kini kawasan ini sudah menjadi ikon dan destinasi, termasuk untuk pendidikan, dengan fasilitas lengkap,” tambah Magdalena.
Ekspansi dari Jakarta hingga Timur Indonesia
Di Jakarta, Summarecon Kelapa Gading menjadi kota terpadu pertama yang berevolusi dari 10 hektare pada 1975 menjadi sekitar 550 hektare modern. Hingga kini, Summarecon telah membangun sekitar 30.000 rumah, 2.850 apartemen, dan 2.150 ruko.
Sentra Kelapa Gading menaungi Mal Kelapa Gading, La Piazza, Gading Food City, serta hotel HARRIS dan POP!, dengan arus pengunjung yang pernah menembus 38 juta pada 2015. Skala ini menempatkannya sebagai salah satu destinasi tersibuk di Jakarta sekaligus magnet bisnis F&B, ritel, dan layanan harian.
Di kawasan timur, Summarecon Mutiara Makassar mengusung konsep Aeroport City di lahan 400 hektare dekat Tol Ir. Sutami. Lokasi yang strategis dekat bandara dan pelabuhan dimanfaatkan sebagai penghela logistik dan perdagangan.
Penataan kawasan merangkum gudang, logistik, hotel, convention hall, perkulakan bahan bangunan, elektronik, furnitur, hingga tekstil. Fasilitas esensial seperti rumah sakit dan sekolah turut melengkapi. Sejak 2018, kawasan ini konsisten memperkuat ekosistem kota terpadu, dengan kehadiran Summarecon Mutiara Makassar Convention Center yang mendukung kebutuhan MICE lokal hingga nasional.
Kota Terpadu, Magnet Bisnis Baru
Berbisnis di kota terpadu menawarkan pasar jelas sekaligus terintegrasi. Demografi beragam—keluarga muda, pelajar, hingga profesional—memudahkan pelaku usaha menentukan segmen tanpa kehilangan peluang lintas segmen.
Ekosistem yang saling mendukung juga memperkuat daya tarik. Kedekatan dengan pusat belanja atau rekreasi meningkatkan potensi trafik, sementara kolaborasi lintas sektor seperti F&B, ritel, dan pendidikan menciptakan arus pelanggan yang berkesinambungan sepanjang hari.
Infrastruktur dan pengelolaan profesional menjadi pembeda: akses jalan memadai, utilitas stabil (listrik, air, internet), keamanan terpadu, hingga ruang terbuka hijau, taman, dan jalur pejalan kaki yang memperpanjang durasi tinggal pengunjung. Semua ini dilapisi dukungan Summarecon Agung sebagai pengembang berpengalaman dengan manajemen properti, pemeliharaan kawasan, dan promosi berskala besar yang nyata dampaknya bagi tenant.
Ruang Tumbuh bagi Pelaku Usaha
Peluang bisnis terbuka di berbagai sektor. Makanan dan minuman-restoran, kafe, bakery, kedai kopi, food court, secara alami menyerap kebutuhan penghuni dan pekerja. Ritel gaya hidup seperti butik, toko busana, elektronik, supermarket, apotek, salon, hingga pusat kebugaran mengisi keseharian.
Layanan rutin seperti laundry, klinik, pusat les, daycare, dan co-working space menambah utilitas kota. Sementara hiburan berupa bioskop, arena bermain, hingga pusat seni dan budaya memperpanjang siklus kunjungan. Bahkan, startup teknologi, dari aplikasi mobilitas hingga smart home, memiliki panggung dengan basis pengguna terukur dan infrastruktur digital yang siap pakai.
“Urbanisasi akan terus berlari. Pemenang bukan hanya yang cepat membuka gerai, melainkan yang cermat memilih ekosistem. Kota terpadu terbukti menjadi mesin pertumbuhan berulang, dan Summarecon siap memfasilitasi momentum itu,” tegas Magdalena. (Z-10)