INFO NASIONAL – Kementerian Kelautan dan Perikanan terus menggaungkan gerakan Laut Sehat Bebas Sampah (Laut Sebasah). Salah satu wujud nyatanya adalah aksi bersih pantai yang dilaksanakan di Pantai Pasir Putih, Teluk Kabung, Bungus, Padang, beberapa waktu lalu.
Aksi bersih pantai digelar oleh Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru bersama Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, dan SMAN 11 Padang. Lebih dari 70 peserta terlibat, terdiri dari pelajar, nelayan, komunitas, hingga mitra konservasi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Indonesia melalui KKP hadir dengan berbagai inovasi, salah satunya program Laut Sebasah yang fokus menangani sampah dari hulu ke hilir, termasuk di aliran sungai, pesisir, pulau kecil, dan pelabuhan,” ujar Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Ahmad Aris, Jumat, 29 Agustus 2025.
Sampah plastik, kata Ahmad, merupakan isu global yang berdampak serius terhadap kesehatan lingkungan, baik di daratan, pesisir, hingga laut. Data menunjukkan bahwa 80 persen sampah laut berasal dari aktivitas manusia di daratan. Kondisi ini mengancam ekosistem laut, merusak biota, serta mengganggu pariwisata dan perekonomian masyarakat pesisir.
Karena itu, KKP mendorong aksi kolektif berbasis kolaborasi untuk memastikan keberlanjutan sumber daya laut. Kegiatan di Pantai Pasir Putih diawali dengan edukasi mengenai dampak sampah terhadap laut, pemilahan sampah bernilai ekonomis, serta berbagi pengalaman dari Bank Sampah Sajameh yang telah berhasil mengurangi aliran sampah ke laut melalui pengelolaan di Pelabuhan Perikanan Bungus.
Dalam aksi bersih pantai sepanjang 200 meter tersebut, terkumpul sampah seberat 232,8 kilogram yang terdiri dari 100,3 kg plastik, 43,32 kg sampah organik, dan 89,18 kg anorganik. Seluruh sampah kemudian diangkut menuju Bank Sampah Sajameh untuk diproses lebih lanjut.
Camat Bungus Teluk Kabung, Harnoldi, menyampaikan apresiasi atas aksi yang dilakukan KKP bersama mitra. Menurutnya, wilayah pesisir yang padat aktivitas perikanan dan pariwisata sangat membutuhkan penguatan fasilitas pengumpulan dan pengelolaan sampah dengan prinsip 3R atau reduce, reuse, recycle.
Kepala LKKPN Pekanbaru, Rahmad Hidayat, menyatakan kampanye pengurangan sampah akan terus diperkuat agar masyarakat pesisir lebih peduli menjaga kebersihan laut. “Pantai Pasir Putih adalah destinasi favorit masyarakat, sehingga kebersihan dan keberlanjutan ekosistemnya menjadi prioritas bersama,” ujarnya. (*)