
KOPERASI Kana kini tengah mempersiapkan inisiatif baru yakni Koperasi Manis. Program ini untuk memperkuat jaringan distribusi gula putih di Indonesia dengan melibatkan koperasi-koperasi lokal terutama Koperasi Merah Putih, sebagai pemasok dan distributor utama.
Ketua Koperasi Kana Jonathan Danang Wardhana mengatakan dengan program itu, pihaknya ingin memperkenalkan distribusi pangan berkualitas dan terjangkau sembari memberdayakan koperasi di berbagai daerah.
"Dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), kami akan meningkatkan efisiensi distribusi, memantau kualitas produk, serta menganalisis tren pasar untuk memastikan produk yang kompetitif dan responsif atas permintaan pasar," ujar Jonathan ketika menerima penghargaan Entrepreneurial Marketing Corporate for Impact 2025 yang digelar Markplus Institute dalam ajang Surabaya Marketing Week 2025, di Surabaya, Jawa Timur.
Jonathan menyampaikan penghargaan ini menjadi momentum yang sangat berarti bagi Koperasi Kana. "Penghargaan ini bukan hanya milik kami, tetapi juga seluruh tim dan komunitas yang berkontribusi dalam perjalanan kami. Kami berkomitmen terus memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat dan menciptakan solusi yang menguntungkan secara ekonomi dan berdampak positif bagi banyak pihak," ujar Jonathan.
Founder dan Chairman Markplus Hermawan Kartajaya yang menyerahkan penghargaan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas inovasi dan dampak sosial Koperasi Kana.
Menurut Hermawan, Koperasi Kana berhasil memanfaatkan teknologi dan pendekatan pemasaran berbasis kewirausahaan untuk memberikan dampak signifikan dalam sektor ekonomi dan pemberdayaan komunitas lokal. "Penghargaan ini mencerminkan dedikasi Koperasi Kana dalam menjalankan usaha yang berfokus pada keberlanjutan dan dampak sosial secara luas," kata Hermawan.
Pada Surabaya Marketing Week 2025 itu, Iliona Palomitta, Direktur PT Kana Indonesia Industri, anak perusahaan Koperasi Kana, turut tampil sebagai panelis sesi Breakout Session-New Brand Management with AI. Iliona menjelaskan cara kerja kecerdasan buatan dapat digunakan untuk mengelola merek dan memperkuat pemasaran digital yang kian penting di dunia yang semakin terhubung.
"AI memberi kami kemampuan untuk mempercepat pengambilan keputusan dan mempersonalisasi pengalaman pelanggan lebih baik. Ini upaya strategis bagi kami agar tetap relevan dan beradaptasi dengan perkembangan dunia bisnis,” ujar Iliona.
Iliona melanjutkan event Surabaya Marketing Week 2025 ini sekaligus menegaskan bahwa inovasi dan transformasi dalam dunia pemasaran amat penting.
"Koperasi Kana membuktikan dengan pendekatan tepat dan berorientasi pada keberlanjutan, dampak positif dapat tercipta, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat," pungkas Iliona. (H-2)