Fakta-Fakta Keracunan MBG di Bengkulu

2 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

KERACUNAN massal setelah mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, keracunan menimpa ratusan siswa di Kabupaten Lebong, Bengkulu, 27 Agustus 2025.

Berdasarkan data terbaru hingga Kamis, 28 Agustus 2025, jumlah korban yang mengalami gejala mual, muntah, dan lemas telah mencapai 427 orang termasuk empat guru. Ratusan siswa yang terdampak dilaporkan berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai PAUD hingga sekolah dasar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sekolah yang siswanya tercatat mengalami gejala keracunan antara lain SD IT Al Azhar, PAUD IT Al Azhar, SD Muhammadiyah 1 A Ujung Tanjung, serta TK IT Tabeak Kauk. Mereka diketahui mulai merasakan gejala setelah menyantap menu MBG yang terdiri atas mi, bakso, sayuran, susu, dan telur.

Penanganan di RSUD Lebong
Sejak Rabu pagi, sebagian besar korban dirawat di RSUD Lebong. Wakil Bupati Lebong Bambang Agus Suprabudi mengatakan, kendala awal dalam penanganan adalah keterbatasan fasilitas tempat tidur pasien. “Kemarin (Rabu) kendala kami adalah tempat tidur. Tetapi kondisi itu sudah diatasi. BPBD telah mengirimkan tambahan kasur untuk pasien,” ujarnya.

Pemprov Bengkulu Tambah Stok Obat
Wakil Gubernur Bengkulu Mian yang menjenguk langsung korban di RSUD Lebong memastikan pemerintah provinsi bergerak cepat dalam menambah pasokan obat-obatan. “Saya sudah minta dinas kesehatan provinsi menambah buffer stock obat ke Lebong. Walaupun stok cukup untuk 100 pasien ke depan, kami tetap tambah agar siap menghadapi kondisi darurat,” kata Mian.

Ia juga menegaskan, Pemprov Bengkulu berkomitmen memberikan penanganan terbaik. “Atas nama Pak Gubernur, kami pastikan semua ditangani sebaik mungkin. Pemerintah harus hadir,” tambahnya.

MBG Ditunda
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana prihatin atas kasus ini. Ia menjelaskan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) baru beroperasi sejak 7 Agustus 2025. Namun, menyusul insiden di Lebong, ia menginstruksikan penghentian sementara operasional SPPG. “Untuk perbaikan prosedur pelayanan sambil membangun kembali kepercayaan,” kata Dadan. “Saya akan minta kepada 4.000 SPPG baru agar menerapkan SOP secara ketat agar kepercayaan publik tetap terjaga.”

Kepolisian dan BPOM Investigasi
Polda Bengkulu turun langsung menangani kasus ini. Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiono mengatakan fokus awal adalah penanganan korban. Setelah kondisi pasien stabil, penyelidikan dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari dapur, cara penyajian, hingga distribusi makanan. “Setelah ini kita akan melakukan investigasi mulai dari dapur, cara penyajian hingga penyaluran makanan,” ujarnya.

Sejumlah sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan, antara lain mi pangsit, bakso, tahu, dan sayuran, sudah dikirim ke Balai POM Bengkulu untuk diuji lebih lanjut.

Temuan Loka POM Rejang Lebong
Kepala Loka POM Rejang Lebong Pupa Feshirawan yang memeriksa dapur MBG di Desa Limaupit, Kecamatan Lebong Sakti, menyebut dapur tersebut masih memiliki celah kontaminasi. “Mereka punya SOP sendiri, setelah kami melihat alur dapur ini masih kontaminasi silang dari bahan baku yang masuk. Kami menemukan masih ada ruangan yang belum tertutup, seperti tempat makan yang belum dikasih jaring, kemudian para tamunya belum diberi APD, kalau pegawainya sudah pakai semua,” jelasnya.

Dapur MBG Ditutup untuk Penyelidikan
Pemerintah Provinsi Bengkulu menutup sementara dapur penyedia MBG di Lebong. Langkah ini dilakukan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Untuk sementara, pengelola dapur MBG ini dihentikan dan diinvestigasi dulu. Ada kelemahan dimana, itu nanti ranah aparat penegak hukum (APH) dan tim investigasi MBG,” ujar Mian seperti dikutip dari Antara.

Dievaluasi Menyeluruh
Gubernur Bengkulu Helmi menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh. Ia menilai keracunan seharusnya tidak terjadi apabila prosedur program MBG telah dilaksanakan sesuai standar.
“Dan kami minta agar pihak berwenang segera melakukan penyelidikan kenapa itu bisa terjadi. Nanti setelah ditemukan apa hasilnya akan dilaporkan ke BGN Pusat untuk kemudian bisa memberikan keputusan nanti. Kita harapkan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, dan harusnya tidak terjadi ketika memang prosedur yang sudah ditetapkan itu dilalui dengan baik,” kata Helmi seperti dikutip dari Antara.

Dinda Shabrina berkontribusi dalam penulisan artikel ini. 

Pilihan Editor: Patriot Bond, Cara Danantara Mengail Dana Pengusaha 

Read Entire Article