Prabowo Beri Bintang Mahaputera untuk Teddy Indra Wijaya dan Haji Isam, Apa Jasanya?

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

PEMBERIAN tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama kepada Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dan Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Infanteri Teddy Indra Wijaya oleh Presiden Prabowo Subianto menarik sorotan publik. Penyematan tanda jasa diberikan langsung oleh Kepala Negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025.

Acara tersebut menjadi bagian dari penganugerahan tanda kehormatan negara kepada 141 tokoh yang dianggap berjasa di bidang masing-masing.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Beliau berjasa luar biasa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Beliau membangun kiprah bisnis terutama di bidang pertambangan, batu bara, transportasi dan infrastruktur yang membuka banyak lapangan pekerjaan,” kata protokoler Istana Kepresidenan saat Prabowo hendak menyematkan tanda jasa kepada Haji Isam, seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, 25 Agustus 2025.

Sementara itu, ketika sesi penyematan tanda jasa kepada Teddy Wijaya, protokoler Istana Kepresidenan menyebut Teddy telah berjasa dalam bidang pemerintahan dan pelayanan publik. “Beliau berjasa luar biasa dalam bidang pemerintahan dan pelayanan publik, dikenal sebagai sosok yang penuh disiplin, tegas, dan loyalitas dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara, aktif memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan cepat dan efisien sehingga terwujudnya pelayanan yang efektif untuk masyarakat Indonesia,” ucap protokoler Istana Kepresidenan.

Jejak Bisnis Haji Isam

Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam lahir dari keluarga sederhana di Bone, Sulawesi Selatan, 1 Januari 1977, Haji Isam memulai karier dari bawah sebagai tukang ojek hingga sopir pengangkut kayu. Peluang besar datang saat ia terjun ke pertambangan batu bara yang kemudian mengantarnya mendirikan PT Jhonlin Baratama. Dari perusahaan itu, ia membangun konglomerasi Jhonlin Group dengan bisnis yang merentang dari tambang, transportasi, jasa pelabuhan, pengolahan karet, sawit, biodiesel, hingga pabrik gula.

Isam dikenal dekat dengan Presiden Joko Widodo. Jokowi meresmikan dua proyek besar miliknya, yakni pabrik gula di Bombana, Sulawesi Tenggara, dan pabrik biodiesel di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Ia juga pernah menjadi Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019.

Namun, kiprah bisnisnya tak lepas dari sorotan. Laporan Financial Times dan OCCRP menyebut PT Jhonlin terlibat dalam dugaan manipulasi perdagangan batu bara bersama Adani Group asal India.

'Mayor'Teddy, Ajudan yang Jadi Seskab

Selain Haji Isam, Bintang Mahaputera Utama juga diberikan kepada Teddy Indra Wijaya yang dikenal dengan nama Mayor Teddy. Perwira menengah TNI ini dikenal sebagai ajudan Prabowo saat menjabat Menteri Pertahanan. Karier militernya dimulai dari Korps Infanteri Kopassus setelah lulus dari Akademi Militer pada 2011. Ia pernah menjadi asisten ajudan Presiden Jokowi dan lulusan terbaik US Army Ranger School di Fort Benning, Amerika Serikat.

Penunjukan Teddy sebagai Sekretaris Kabinet menimbulkan kontroversi. Jabatan itu secara regulasi merupakan pos sipil, sementara Teddy masih berstatus prajurit aktif. Pemerintah kemudian mengubah struktur organisasi, menempatkan Seskab di bawah Sekretariat Militer Presiden.

Selain jabatan, kenaikan pangkat Teddy juga menuai kritik. Dari mayor ia meloncat langsung menjadi letnan kolonel tanpa melewati pendidikan Sesko AD. Keputusan ini dikeluarkan melalui surat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 25 Februari 2025.

Organisasi Imparsial menilai kenaikan itu sarat muatan politik. "Imparsial memandang kenaikan pangkat Mayor Teddy menjadi Letkol sangatlah politis dan tidak didasarkan pada prestasi maupun merit sistem," kata Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra. Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie juga mempertanyakan dasar hukum percepatan tersebut. "Apakah saya yang tidak update UU ini? Bahwa seseorang bisa naik pangkat dan diberi pangkat apa pun dengan cara terserah penguasa?," ujarnya kepada Tempo.

Eka Yudha Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article