INFO NASIONAL - Sejumlah pengurus wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyerukan kekompakan demi kemajuan partai di masa mendatang. Salah satu suara yang mengemuka adalah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulawesi Selatan (Sulsel) Imam Fauzan Amir Uskara.
Amir Uskara mengatakan, Muktamar PPP yang segera berlangsung tak hanya menjadi ajang memilih ketua umum partai, namun juga sebagai forum untuk menyampaikan aspirasi pengurus daerah. "Isu utama yang akan kami bawa ke muktamar, yaitu PPP harus kembali ke parlemen pada 2029," kata Imam pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Imam menjelaskan, target itu menjadi tantangan besar yang harus dipenuhi. Sebab, menurut dia, kegagalan PPP menempatkan anggotanya di DPR seusai Pemilu 2024 turut memperberat pengurus daerah dalam berupaya meraih suara maksimal pada pemilu 2029.
"Dalam Pemilu 2024, (kerja) kami sedikit ringan karena ada anggota DPR, tetapi pada 2029 kami tidak punya anggota DPR, sehingga butuh kerja-kerja yang jauh lebih ekstra," ujar Amir yang menjabat sebagai Ketua Fraksi PPP DPR RI periode 2019-2024.
Kendati demikian, Amir optimistis PPP mampu meraih suara optimal pada Pemilu 2029 agar dapat menempatkan kembali wakilnya di DPR RI. Atas dasar itu, Dia berharap kepengurusan PPP hasil muktamar nantinya mampu menempuh langkah-langkah strategis dan konkret menuju pemilu lima tahun mendatang.
"PPP harus memperkuat yang selama ini menjadi basis, namun mulai tergerus dalam pemilu kemarin. Harus merangkul ulama serta menjadi rumah bagi umat," ujarnya. Selain itu, Imam mengatakan agar para elite PPP kembali merangkul tokoh-tokoh yang pernah berjuang bersama partai berlambang Ka'bah itu. "Kami sangat yakin, ketika seluruh kader hari ini kemudian ditambah kekuatan dari kader-kader eks-PPP, maka target-target besar di 2029 bukan hal yang mustahil untuk dicapai."
Mengenai siapa sosok yang tepat memimpin PPP ke depannya, Imam memandang, figur Muhammad Mardiono masih pantas menempati posisi ketua umum partai. Saat ini, Mardiono adalah Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PPP.
Menurut Amir Uskara, Mardiono yang kini berstatus Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum PPP juga sudah banyak berkontribusi untuk partai. "Tetapi memang belum rezeki PPP untuk lolos ke parlemen," ujar Imam.
Sementara itu, Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki alias Gus Saiful menyampaikan perihal kriteria ketua umum PPP akan akan dipilih dalam muktamar mendatang. Menurut dia, figur Ketua UMUM PPP sebaiknya berasal dari kader internal yang sudah memahami betul sejarah, perjuangan, dah khidmat perjuangan PPP. "Jadi bisa langsung bekerja untuk Pemilu 2029. Tidak perlu belajar lagi atau menyesuaikan diri dengan kultur PPP," ucapnya. (*)