LEGISLATOR Partai NasDem Ahmad Sahroni dimutasi dari posisi Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2024-2029. Sahroni kini tercatat sebagai anggota Komisi I DPR.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Franziskus Taslim mengkonfirmasi mutasi tersebut. “Ya, benar,” ujar Hermawi ketika dihubungi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Keputusan mutasi itu termaktub dalam surat bernomor F. NasDem. 758 /DPR-RI/VIII/2025. Berdasarkan salinan dokumen yang diterima Tempo, keputusan mutasi itu disebutkan sesuai hasil rapat pimpinan Fraksi Partai NasDem DPR. “Dengan hormat kami sampaikan pergantian nama anggota Komisi Ill dan IV terhitung mulai tanggal 29 Agustus 2025 dari Fraksi Partai NasDem,” demikian bunyi surat itu.
Ahmad Sahroni yang semula menempati posisi Wakil Ketua Komisi III dipindah menjadi anggota Komisi I DPR. Artinya, dia kini mengisi komisi yang membidangi urusan luar negeri, pertahanan, dan intelijen. Dia tidak lagi menjadi pimpinan komisi hukum.
Sementara itu, jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi NasDem ditempati Rusdi Masse Mappasessu. Rusdi sebelumnya merupakan anggota Komisi IV.
Surat pergantian anggota itu ditandatangani oleh Ketua Fraksi NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat dan Ahmad Sahroni sendiri, yang bertindak sebagai Sekretaris Fraksi NasDem. Surat itu kemudian ditujukan untuk pimpinan DPR, lalu juga pimpinan Komisi I, Ill dan IV DPR, untuk ditindaklanjuti.
Ahmad Sahroni beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik setelah menanggapi wacana pembubaran lembaga legislatif. Legislator NasDem itu menyebut kritik yang meminta pembubaran DPR sebagai sesuatu yang berlebihan dan bahkan melabeli pihak yang menggaungkan wacana tersebut sebagai “orang tolol”.
“Apakah dengan membubarkan DPR emang meyakinkan masyarakat bisa menjalani proses pemerintahan sekarang ini, belum tentu,” ujar Sahroni usai kunjungan kerja di Sumatera Utara, Jumat, 22 Agustus 2025.
Ia menambahkan kritik sah-sah saja, namun meminta agar tidak sampai mencaci maki. Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial X dan menjadikan nama Ahmad Sahroni trending.
Sahroni kemudian mengunggah satu foto di akun Instagram pribadinya @ahmadsahroni88. Foto yang diunggah menampilkan gambar sosok pria mengenakan topeng anonim dengan teks narasi "Makin banyak orang tolol yang bangga akan ketololannya."