TNI AD Bantah Telegram Larangan Keluar Rumah untuk Prajurit dan Keluarganya

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) membantah kabar yang menyebut institusi itu mengeluarkan telegram dinas berisi instruksi agar prajurit beserta keluarganya tidak keluar rumah menyusul meningkatnya eskalasi keamanan di Jakarta.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana memastikan dokumen yang beredar itu palsu. “Itu tidak benar. Saya pastikan TNI AD tidak pernah mengeluarkan surat itu. Secara ketentuan dinas, semua aspek di dokumen tersebut tidak sesuai dengan administrasi umum yang berlaku di TNI/TNI AD,” kata Wahyu saat dimintai konfirmasi pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Dokumen yang beredar di media sosial tersebut tercatat dengan nomor T-357/VIII/2025, berderajat “sangat segera”, serta berkategori “konfidensial”. Telegram itu disebut-sebut berasal dari Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (Asintel Kasad) dan ditujukan kepada Pangdam Jaya, para Danrem, Dandim di jajaran Garnisun Jakarta, hingga seluruh prajurit TNI AD beserta keluarga di wilayah Ibu Kota.

Isi dokumen itu antara lain menyebut situasi di Jakarta berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan, sehingga prajurit dan keluarga diminta menunda aktivitas di luar rumah, kecuali atas perintah dinas atau kebutuhan mendesak. Telegram itu juga menekankan agar seluruh personel tetap waspada, tidak terprovokasi isu liar, serta mematuhi instruksi melalui jalur komando.

Wahyu mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan penyebaran dokumen-dokumen yang mencatut nama TNI. “Masyarakat jangan mudah percaya dengan dokumen yang membawa nama institusi TNI/TNI AD dan agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi apa pun,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat maupun kelompok tertentu tidak memanfaatkan situasi dengan menyebarkan informasi menyesatkan. “Jangan melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya dan meresahkan masyarakat,” katanya.

Belakangan, suasana di Jakarta memang diwarnai peningkatan aktivitas unjuk rasa di sejumlah titik. Kehadiran dokumen yang mencatut nama TNI itu disebut beredar bersamaan dengan meningkatnya keresahan publik. TNI AD menegaskan informasi resmi hanya akan disampaikan lewat kanal resmi institusi dan pejabat berwenang.

Egi Adyatama berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article