
KETUA Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi meminta pemerintah segera merespons secara positif aspirasi masyarakat. Hal itu menjadi upaya yang paling tepat agar kekerasan tidak berlarut.
"Sudah cukup kiranya bagi pemerintah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan segera merespons positif, mengambil langkah agar masyarakat dapat kembali bekerja dengan baik dan tenang," kata Fahrur Rozi saat dihubungi, Minggu (31/8).
Setiap warga negara diberikan hak kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi masyarakat. Namun sungguh sangat prihatin jika harus diwarnai aksi perusakan fasilitas publik, yang dibangun dari uang rakyat untuk pelayanan masyarakat. Untuk itu ia memohon kepada segenap pihak agar dapat menahan diri dan tidak larut dalam emosi yang berlebihan.
"Mari kita jaga kemananan negara kita, tanah tumpah darah kita tercinta agar tetap aman dan damai, keselamatan bangsa kita menjadi tanggung jawab kita bersama," ujar dia.
Ia berharap tidak ada lagi korban jiwa, maka semua pihak agar lebih bersabar dan lebih tenang. Fahrur Rozi mengajak masyarakat salin jaga keselamatan diri dan keluarga, keselamatan bangsa dan negara.
"Kekacauan tidak menguntungkan kita semua, kita perlu suasana aman damai untuk dapat bekerja dan beribadah, mari berdoa bersama-sama untuk keselamatan bangsa Indonesia," pungkasnya. (H-2)