Uya Kuya: Artis Senayan yang Digeruduk Massa

4 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

DEWAN Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) menonaktifkan Surya Utama alias Uya Kuya sebagai anggota DPR terhitung sejak Senin, 1 September 2025. Keputusan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 31 Agustus 2025.

“PAN mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata Viva.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia setelah rumah sejumlah legislator, termasuk kediaman Uya Kuya, digeruduk massa pada 30 Agustus 2025.

Uya Kuya menjadi sorotan publik setelah menanggapi kritik terhadap aksi joget anggota DPR dalam sidang tahunan MPR yang ramai diperdebatkan. Dengan enteng ia menyebut berjoget itu wajar karena dirinya seorang artis. “Lah, kita artis. Kita DPR kan kita artis,” ucapnya. 

Pernyataan tersebut memicu amarah sebagian masyarakat, apalagi setelah sebelumnya rekan separtainya, Eko Patrio, juga dikritik keras karena mengunggah video parodi di media sosial. Kontroversi itu membuat keduanya kehilangan kepercayaan publik dan akhirnya dinonaktifkan dari kursi parlemen.

Rekam Jejak

Dilansir dari laman P2K Stekom, Uya Kuya lahir pada 4 April 1975. Ia mengawali karier dari dunia radio setelah menjuarai Festival Tenda Mangkal Prambors di kategori akapela. Dari sana ia menjadi penyiar radio selama lebih dari satu dekade sebelum akhirnya terjun ke dunia hiburan televisi.

Nama Uya semakin dikenal ketika bergabung dalam grup vokal Tofu yang populer di akhir 1990-an. Selain bernyanyi, ia juga pernah menjajal akting di sinetron Gerhana serta film Cinta 24 Karat (2003) dan Bad Wolves (2005).

Namun, puncak ketenarannya datang dari dunia presenter. Berbagai acara populer seperti Spontan, Uya Emang Kuya, Rumah Uya, hingga Pagi-Pagi Pasti Happy menempatkannya sebagai salah satu presenter paling laris di Indonesia. Ia bahkan berkali-kali meraih Panasonic Gobel Awards dan SCTV Awards untuk kategori presenter terfavorit.

Di luar dunia hiburan, Uya juga dikenal sebagai pengusaha. Ia pernah membuka bisnis kuliner seperti Mr. Banana, restoran Jepang, spa, hingga usaha penangkaran ikan Louhan dan kucing ras. 
Meski tak semua bisnisnya bertahan lama, ia tetap dikenal sebagai figur yang lihai mencari peluang. Kehidupannya juga kerap disorot lewat reality show bersama istri, Astrid Khairunisha, dan dua anak mereka, Cinta Kuya dan Nino Kuya.

Setelah mapan di panggung hiburan, Uya memutuskan terjun ke dunia politik. Pada Pemilu 2024 ia maju sebagai calon legislatif PAN dari Dapil DKI Jakarta II yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri.

Berbekal popularitasnya, ia berhasil terpilih dan menempati kursi DPR 2024–2029. Ia kemudian ditempatkan di Komisi XI DPR yang membidangi keuangan. Namun kehadirannya di Senayan lebih sering disorot karena gaya artisnya yang nyentrik dan aktivitasnya di media sosial ketimbang kiprah legislasi.

Dilansir dari Antara, 31 Agustus 2025, berdasarkan laporan LHKPN yang diserahkan ke KPK pada Juni 2024, Uya tercatat memiliki kekayaan Rp 26,47 miliar, didominasi oleh sembilan aset tanah dan bangunan senilai Rp 17,9 miliar.

Ia juga memiliki kendaraan, kas dan setara kas lebih dari Rp 5 miliar, serta berbagai aset bergerak lain. Kekayaannya yang besar menandakan keberhasilan karier panjangnya di dunia hiburan dan bisnis.
Namun, perjalanan politiknya harus terhenti di tengah jalan. Dinonaktifkan oleh partai sejak 1 September 2025, langkah politik Uya Kuya kandas akibat kontroversi yang memicu amarah publik.

Eka Yudha Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Pilihan Editor: Cita-cita Kandas Affan Kurniawan

Read Entire Article