Home Produksi Tembakau Sintetis Beromzet Ratusan Juta di Kota Cimahi Digerebek Polisi

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Tiga pria diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi terkait home industry narkotika jenis tembakau sintetis. Para tersangka sudah beroperasi sekitar 1 tahun dengan total penghasilan ratusan juta.

Ketiga tersangka yang diamankan ialah Mochamad Bagas Prasetya, Restu Sugih Pratama dan Muhammad Rival Fadilah. Mereka dihadirkan dalam gelar perkara kasus penyalahgunaan narkotika di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi, Jumat (29/8/2025).

"Kami amankan 3 orang pelaku yang memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Cimahi Selatan, Kota Cimahi," ujar Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra.

Niko mengatakan, terungkapnya industri rumahan tembakau sintetis itu bermula ketika pihaknya menerima informasi adanya praktik penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi kemudian menggerebek sebuah rumah kontrakan milik Muhammad Rival Fadilah. "Rumah kontrakan ini dijadikan lokasi produksi tembakau sintetis," kata dia.

Personel Satuan Narkoba Polres Cimahi kemudian melakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersebut. Di sana polisi menemukan barang bukti berupa tembakau sintetis seberat 179,23 gram, bibit 6,20 gram dan bibit cair 550 ml.

Berdasarkan keterangan para tersangka, bahan dan alat produksi itu dibeli tersangka MRF alias Muhammad Rival Fadilah dari akun Instagram seharga RP. 15.000.000. Dalam kasus ini, MRF berperan sebagai pemodal dan mengelola akun Instagram sebagai sarana peredaran tembakau sintetis yang dijual seharga Rp60.000/gram.

"RSP (Restu) berperan sebagai peracik dalam pembuatan tembakau sintetis. Peran MBP (Bagas) berperan untuk mengedarkan dengan cara sistem tempel," kata Niko.

Dari 10 gram bibit narkotika, ungkap Niko, para tersangka bisa menghasilkan 450 gram tembakau sintetis siap edar. Para pelaku bisa memproduksi tembakau sintetis dua kali dalam 1 bulan.

"Keuntungan para pelaku dari penjualan tersebut Rp 54.000.000 per bulan. Para pelaku sudah beroprasi selama 1 tahun dengan total penghasilan Rp648.000.000 dalam kurun 1 tahun. Mereka belajar secara autodidak," katanya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka akan dijerata dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam penjara minimal 4 tahun maksimal 12 Tahun dan atau denda minimal 800 juta maksimal 8 miliar.

Read Entire Article