Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) akan memberikan bantuan medis kepada pengunjuk rasa, Jumat (29/8). Mereka juga menyampaikan bela sungkawa atas kematian Affan Kurniawan.
Affan (21) adalah pengemudi ojol yang tewas dilindas mobil rantis Brimob pada Kamis (28/8). Presiden Prabowo telah menginstruksikan Polri mengusut tuntas kematian Affan.
ILUNI FKUI menyebut Affan sebagai pahlawan demokrasi. Mereka berharap tidak ada korban baru yang jatuh akibat tindakan represif dari aparat keamanan.
"Kami menegaskan pentingnya upaya maksimal untuk mencegah munculnya korban-korban baru dalam setiap dinamika sosial dan politik yang sedang berlangsung. Sebagai tenaga kesehatan, kami memahami betapa berharganya setiap nyawa manusia dan tidak dapat mentolerir adanya tindakan yang dapat membahayakan keselamatan siapapun," kata ILUNI FKUI lewat keterangan pers yang diterima kumparan, Jumat ini.
Kemudian ILUNI FKUI menyerukan konsolidasi dukungan medis kepada para mahasiswa dan rakyat. Menurut ILUNI FKUI tindakannya tersebut sejalan dengan sumpah profesi kedokteran untuk mengabdi pada kemanusiaan.
ILUNI FKUI menegaskan dukungan penuh terhadap apa yang mereka sebut gerakan mahasiswa dan rakyat. Pada Jumat ini BEM UI berencana menggelar demo di depan Mapolda Metro Jaya.
"Kami menyerukan kepada seluruh stakeholder kesehatan, dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, organisasi profesi kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan seluruh elemen kesehatan, untuk bersatu dalam memberikan dukungan penuh terhadap gerakan mahasiswa dan rakyat yang memperjuangkan penegakan kebenaran," papar ILUNI FKUI
"Kami siap memberikan bantuan medis dan layanan kesehatan kepada siapa pun yang membutuhkan, tanpa pandang bulu, dalam semangat kemanusiaan dan profesionalisme kedokteran," ucap ILUNI FKUI.
Berikut pernyataan sikap resmi ILUNI FKUI:
Kami, Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI), sebagai bagian dari komunitas kesehatan yang berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, menyikapi perkembangan unjuk rasa dari elemen mahasiswa dan masyarakat lainnya dan adanya tindakan represif aparat, menyatakan sikap kami sebagai berikut:
1. DUKA CITA YANG MENDALAM
Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, pejuang keluarga, pahlawan demokrasi.
2. PENCEGAHAN KORBAN BARU
Kami menegaskan pentingnya upaya maksimal untuk mencegah munculnya korban-korban baru dalam setiap dinamika sosial dan politik yang sedang berlangsung. Sebagai tenaga kesehatan, kami memahami betapa berharganya setiap nyawa manusia dan tidak dapat mentolerir adanya tindakan yang dapat membahayakan keselamatan siapapun.
3. KONSOLIDASI DUKUNGAN MEDIS
Kami menyerukan kepada seluruh stakeholder kesehatan - dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, organisasi profesi kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan seluruh elemen kesehatan - untuk bersatu dalam memberikan dukungan penuh terhadap gerakan mahasiswa dan rakyat yang memperjuangkan penegakan kebenaran.