
Contoh rundown acara lamaran sering kali dibutuhkan oleh pasangan yang sedang mempersiapkan momen spesial tersebut. Meskipun terdengar sederhana, menyusun alur acara lamaran yang rapi dan terstruktur sangat penting agar prosesi berjalan lancar dan berkesan.
Dari penyambutan keluarga hingga sesi tukar cincin, setiap langkah perlu dirancang dengan cermat. Tujuannya agar semua pihak merasa nyaman dan acara terasa sakral sekaligus tetap hangat.
Contoh Rundown Acara Lamaran di Rumah

Lamaran merupakan salah satu momen penting dalam proses menuju pernikahan. Acara ini menjadi ajang pertemuan resmi antara keluarga calon pengantin pria dan keluarga calon pengantin wanita untuk menyampaikan niat baik dan melanjutkan ke jenjang pernikahan.
Supaya acara lamaran berjalan lancar dan teratur, diperlukan susunan acara atau rundown yang jelas. Rundown ini akan membantu semua pihak yang terlibat agar mengetahui alur kegiatan dan waktu pelaksanaannya.
Sebagai referensi, inilah contoh rundown acara lamaran di rumah dengan durasi ± 1,5–2 jam.
1. Kedatangan Keluarga Calon Mempelai Pria (± 15 menit)
Penyambutan di depan rumah oleh keluarga calon pengantin wanita. Pihak pria datang membawa seserahan dan dipersilakan masuk ke dalam rumah. Tamu dipersilakan duduk sesuai tempat yang disediakan.
2. Pembukaan Acara oleh MC (± 5 menit)
MC mengucapkan salam pembuka kemudian menjelaskan tujuan acara. Berikutnya memperkenalkan perwakilan dari masing-masing pihak keluarga.
Menurut buku Perkawinan Adat Jawa, M. Hariwijaya, (2005), MC harus tahu dengan pasti siapa saja wakil-wakil keluarga yang akan berbicara. Itulah sebabnya, jika menggunakan MC dari pihak luar, pastikan dia paham alur acara.
3. Sambutan dari Wakil Keluarga Pria (± 10 menit)
Menyampaikan maksud dan tujuan datang, yaitu untuk melamar putri dari keluarga wanita. Termasuk juga menyerahkan simbolis seserahan/lamaran.
4. Sambutan dari Wakil Keluarga Wanita (± 10 menit)
Menanggapi dan menerima lamaran dari pihak pria. Kemudian menyampaikan harapan dan restu keluarga.
5. Prosesi Tukar Cincin (Opsional, ± 10 menit)
Calon pengantin pria memasangkan cincin ke calon pengantin wanita. Bisa dilakukan juga sebaliknya (wanita ke pria), tergantung adat atau kesepakatan keluarga.
6. Perkenalan Keluarga dan Calon Mempelai (± 15 menit)
Masing-masing pihak memperkenalkan anggota keluarga yang hadir. Calon pengantin pria dan wanita dipersilakan maju untuk dikenalkan kepada seluruh keluarga.
7. Doa Penutup (± 5 menit)
Doa bersama dipimpin oleh salah satu tokoh/keluarga/ustaz yang ditunjuk. Inti dari doanya adalah meminta kelancaran menuju hari pernikahan.
8. Foto Bersama (± 20 menit)
Foto calon pengantin dengan kedua orang tua. Ditambah dengan foto keluarga besar dari kedua belah pihak serta bersama teman atau kerabat yang hadir.
9. Makan Bersama dan Ramah Tamah (± 30–45 menit)
Tamu dan keluarga menikmati hidangan yang telah disiapkan. Suasana santai dan akrab untuk mempererat hubungan antar keluarga.
Rundown ini bisa disesuaikan dengan adat, budaya, dan kesepakatan kedua keluarga. Bila tidak ada prosesi tukar cincin, cukup sampai pada sesi sambutan dan doa.
Baca Juga: Contoh Sambutan Lamaran Pihak Pria untuk Referensi Persiapan
Memahami contoh rundown acara lamaran yang tepat artinya bisa merancang momen lamaran yang teratur dan penuh makna bagi kedua belah pihak keluarga. Rundown yang tersusun rapi akan membantu setiap tahapan acara berjalan sesuai harapan. (DNR)