Bunyi 3 Tuntutan Utama Reformasi Kepolisian

3 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

SERIBUAN mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demo di depan Polda Metro Jaya, Jumat lalu, 29 Agustus 2025. Aksi ini digelar untuk menyampaikan protes kepada kepolisian atas jatuhnya korban dalam unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR.

Para mahasiswa menilai perlunya penjelasan dan pertanggungjawaban dari aparat terkait penggunaan kekerasan terhadap peserta aksi. Selain itu, mereka juga menyuarakan tiga tuntutan utama mengenai reformasi kepolisian.

Demo Mahasiswa di Polda Metro Jaya

Mahasiswa melakukan aksi di Polda Metro Jaya sebagai bentuk protes atas jatuhnya korban dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR. Selain tragedi seorang pengendara ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob, demonstrasi ini merupakan bagian dari efek domino berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Massa aksi juga menuntut pertanggungjawaban kepolisian atas penggunaan kekerasan dan penangkapan terhadap sejumlah peserta aksi.

"Dari ketidakbijaksanaan dari pemerintah-pemerintah dan juga DPR yang memberikan kebijakan-kebijakan buruk, tunjangan (anggota DPR) naik yang akhirnya memicu kemarahan-kemarahan masyarakat," ujar Atan Zayyid Sulthan, Ketua BEM UI, Jumat sore, 29 Agustus 2025.

Selain itu, mahasiswa menyampaikan aspirasi mengenai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap prosedur kepolisian. Tuntutan tersebut mencakup transparansi penanganan perkara serta penghentian tindakan yang dianggap sewenang-wenang. Aksi di depan markas kepolisian dipilih agar aspirasi dapat disampaikan langsung kepada pimpinan Polri.

Gerakan mahasiswa ini juga disertai desakan agar kepolisian membuka ruang reformasi yang meliputi aspek struktural, kultural, dan instrumental. Dalam pernyataan yang dibacakan perwakilan aksi, mahasiswa menegaskan tiga tuntutan utama, yaitu pembebasan peserta aksi yang ditahan, pertanggungjawaban atas tindakan represif, dan reformasi menyeluruh pada institusi kepolisian.

Bunyi 3 Tuntutan Reformasi Kepolisian

Mahasiswa yang tergabung dalam aksi di Polda Metro Jaya merumuskan tiga tuntutan utama reformasi kepolisian. Tuntutan ini disampaikan sebagai bentuk respons atas peristiwa kekerasan dan penangkapan yang terjadi dalam unjuk rasa sebelumnya. Melalui tiga poin tersebut, mahasiswa menekankan perlunya perubahan mendasar pada tata kelola kepolisian di Indonesia.

1. Meminta pertanggungjawaban atas aksi penangkapan dan kekerasan yang menimpa massa aksi

Mahasiswa menilai aparat perlu memberikan kejelasan mengenai prosedur pengamanan aksi yang berujung pada jatuhnya korban. Pertanggungjawaban dimaksud termasuk penelusuran terhadap dugaan pelanggaran prosedur dalam penggunaan kekuatan. Dengan adanya pertanggungjawaban resmi, mereka menuntut agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

2. Menuntut pembebasan seluruh massa aksi yang ditahan oleh aparat

Menurut perwakilan mahasiswa, penahanan peserta unjuk rasa tidak memiliki dasar yang jelas dan berpotensi melanggar kebebasan menyampaikan pendapat. Mereka menekankan bahwa peserta aksi seharusnya diperlakukan sebagai bagian dari proses demokrasi, bukan kriminalitas. Oleh karena itu, pembebasan segera menjadi salah satu poin penting dalam daftar tuntutan.

3. Menuntut reformasi institusi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental

Mahasiswa menilai perbaikan menyeluruh diperlukan untuk memperkuat akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap kepolisian. Reformasi struktural menyasar sistem dan kelembagaan, reformasi kultural menyentuh pola kerja dan perilaku, sedangkan reformasi instrumental berkaitan dengan sarana, prasarana, serta aturan teknis. Evaluasi prosedur kekuatan dan keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan tersebut.

Setelah menyampaika tuntutan, para mahasiswa yang menggelar demo berangsur membubarkan diri bersamaan dengan turunnya hujan deras di kawasan tersebut.


Ricky Juliansyah berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan editor: 10 Demonstran Ditangkap di Semarang Mayoritas Anak di Bawah Umur
Read Entire Article