
Sulsel Borong Separuh KUR Indonesia Timur, Capai Rp10,4 Triliun
PROVINSI Sulawesi Selatan tampil sebagai bintang utama penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025. Provinsi dengan Ibu Kota Makassar itu berhasil meraup dana KUR fantastis sebesar Rp10,4 triliun yang mengalir kepada 181.419 pelaku UMKM hingga Agustus 2025 ini.
Prestasi gemilang tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Penyaluran KUR 2025 Regional Indonesia Bagian Timur di Kantor OJK Sulselbar, Makassar, Kamis (28/8). Angka tersebut bukan sekadar statistik biasa, melainkan representasi dari lebih dari separuh total penyaluran KUR di seluruh kawasan Indonesia Timur.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, M. Riza Damanik mengungkapkan fakta, bahwa kawasan Indonesia Timur yang mencakup Sulawesi, Maluku, dan Papua telah menyerap dana KUR sebesar Rp20,6 triliun atau setara dengan 12% dari total penyaluran nasional. "Sulawesi Selatan menyumbang Rp10 triliun dari total tersebut, artinya lebih dari 50 persen dikuasai satu provinsi ini," ungkap Riza
Sejak program dimulai pada 2016, lebih dari 300 ribu calon debitur telah masuk dalam database, dengan tingkat realisasi mencapai 95 persen yang berhasil melakukan akad kredit.Pola penyaluran menunjukkan bahwa 63,54% dana mengalir ke sektor produksi, khususnya pertanian, perikanan, dan industri pengolahan.
Yang tak kalah mengesankan, dari total debitur di Indonesia Timur, sebanyak 177.884 merupakan debitur pemula yang sebelumnya belum pernah mengakses KUR. Sementara itu, 104.712 UMKM telah berhasil graduasi. (E-2)