Sedih! Kinerja 8 Industri Manufaktur RI 'Mengkhawatirkan'

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri manufaktur atau pengolahan masih menjadi kontributor utama perekonomian Indonesia. Namun, pertumbuhannya stagnan di kisaran 4% selama satu dekade terakhir.

Tim ekonom Bank Mandiri mencatat, rata-rata laju pertumbuhan industri manufaktur selama paruh pertama tahun ini bahkan hanya 4,7%, meski kontribusinya terhadap perekonomian menjadi yang terbesar dibanding sektor usaha lain, yakni sebesar 18,7%.

"Kontribusi dari industri yang sangat besar, makanya kita jangan lupa juga mana sektor-sektor industri manufaktur yang memang memberikan ruang kepada penyerapan tenaga kerja dan juga kepada pertumbuhan ekonomi," kata Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro dalam acara Mandiri Macro and Market Brief 3Q25 Indonesia Economic Outlook, Kamis (28/8/2025).

Pada kuartal II-2025 pertumbuhan PDB manufaktur Indonesia sebetulnya berhasil mampu kembali ke level pertumbuhan 5%, yakni tepatnya 5,68%. Namun, berdasarkan sub sektornya, masih banyak yang tumbuhnya di bawah laju pertumbuhan 5%.

Di antaranya ialah sektor industri kertas yang tumbuhnya hanya 4,99% pada kuartal II-2025. Lalu, industri tembakau hanya mampu tumbuh 4,59%, industri tekstil dan produk dari tekstil tumbuh 4,35%, sedangkan industri elektronik hanya tumbuh 2,04%.

Industri furnitur malah tengah dalam kondisi kontraksi, yaitu minus 0,05%, industri alat angkutan minus 0,95%, industri karet minus 2,52%, dan industri kayu turun hingga 3,71%.

Sementara itu, mayoritas subsektor manufaktur lainnya mampu tumbuh cepat pada kuartal II-2025, di antaranya ialah industri mesin dan perlengkapan yang mampu mencapai pertumbuhan 18,75%, dan industri logam dasar tumbuh 14,91%.

Industri barang galian bukan logam tumbuh 10,07%, industri kimia dan farmasi tumbuh 9,39%, industri kulit tumbuh 8,31%, industri pengolahan lainnya tumbuh 7,13%, industri batubara dan pengilangan migas tumbuh 6,53%, serta industri makanan dan minuman tumbuh 6,15%.

Tim ekonom Bank Mandiri juga mencatat, berdasarkan pemetaan industri pengolahan secara keseluruhan, sebetulnya ada beberapa industri yang memiliki daya ungkit besar dalam perekonomian. Salah satunya ialah industri makanan dan minuman karena multiplier outputnya menjadi yang terbesar yakni 1,9 dengan jumlah tenaga kerja juga menjadi yang terbesar yakni 5,04 juta.

"Dan dengan proporsi ekspor 16,23%, ruang untuk mendorong di industri makanan dan minuman supaya berdampak kepada pertumbuhan ekonomi sangat besar," ucap Andry.


(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Next Article Menperin Beri Bocoran 'Pabrik Hijau' akan Mudah Dapat Pendananaan

Read Entire Article