Sebanyak 31 anggota Polri menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, usai bentrokan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (28/8).
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, memastikan tidak ada korban yang meninggal dunia.
“Sampai saat ini tidak ada yang meninggal di RS Polri, baik anggota Polri atau masyarakat,” kata Prima saat ditemui di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (29/8).
Saat ditanya terkait kondisi kritis salah satu anggota Polri, Prima menjelaskan kondisinya sudah membaik.
“Iya sudah membaik. Enggak ada yang meninggal pokoknya,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubag Humas RS Polri Kramat Jati, Kompol Yoan Hendri, juga menyampaikan hal serupa.
“Iya enggak ada yang meninggal. Semua masih dirawat intensif, semuanya luka-luka anggota Polri,” kata Yoan saat dikonfirmasi.
Menurutnya, seluruh pasien merupakan anggota kepolisian yang terluka akibat aksi demo yang berujung ricuh pada Kamis (28/8).
“Jumlahnya 31 orang. Luka-luka, anggota semua, nggak ada masyarakat,” ucap Yoan.
Ia menambahkan, meski ada kondisi pasien yang tergolong parah, seluruhnya masih mendapatkan perawatan intensif.
“Perawatan terus intensif, soalnya ada yang parah. Semua sedang dirawat intensif dan akan dilakukan beberapa tindakan operasi,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang anggota polisi dilaporkan kritis diduga dianiaya saat pengamanan demo ricuh di depan Gedung DPR/MPR. Dalam video yang diterima wartawan, anggota polisi itu mengalami sejumlah luka. Tampak ada darah di bagian wajahnya.
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim membenarkan hal itu.
“Anggota Polri yang dirawat saat ini yang terdata ada yang kritis, tapi kita masih mengecek kembali karena datanya masih simpang siur. Tapi yang kritis satu orang ada,” kata Karim di RSCM.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengimbau semua masyarakat untuk tenang untuk percaya dengan pemerintah. "Dalam situasi seperti ini saya mengimbau semua masyarakat untuk tenang untuk percaya dengan pemerintah yang saya pimpin. Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita," kata Prabowo dalam video yang diterima, Jumat (29/8).
Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.<...