Pesan Nabi: Pemimpin yang Berwatak Khianat Sebabkan Kemiskinan Rakyat

1 hour ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fenomena rakyat miskin dapat berkaitan dengan faktor ketiadaan integritas pemimpin mereka. Hal ini telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis. Beliau bersabda, "Amanah itu mendatangkan rezeki, sedangkan khianat itu mendatangkan kemiskinan" (HR Dailami).

Pesan Rasulullah SAW itu dengan jelas menunjukkan, salah satu sebab timbulnya kemiskinan adalah sosok-sosok pemimpin yang mengabaikan amanah rakyat. Dalam arti, para pejabat publik yang semestinya menjadi pelayan dan pengayom masyarakat, justru mengkhianati segala kepercayaan yang diembannya.

Sedikitnya, ada dua perilaku khianat yang menyebabkan timbulnya kemiskinan struktural. Pertama, tidak berpihak kepada rakyat kecil. Maksudnya, penguasa hanya membuat sistem peraturan dan kebijakan yang hanya menguntungkan kelompok tertentu atau bahkan golongannya sendiri. Akibatnya, muncul ketimpangan sosial. Di antara ciri-cirinya adalah berputarnya kekayaan dalam jumlah besar hanya pada segelintir orang.

Dalam masalah ini, Allah jelas-jelas melarangnya. Perhatikan firman-Nya, "Apa saja harta rampasan yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota, maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.

Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya." (QS. al-Hasyr: 7).

Selain itu, tidak berpihaknya penguasa terhadap rakyat kecil. Hal itu bercirikan matinya nurani penguasa dalam memahami kesulitan ekonomi rakyat.

Penguasa lebih senang dalam mencabut subsidi untuk rakyatnya dan menaikkan harga-harga kebutuhan pokok serta kebutuhan yang berkaitan dengan hajat hidup rakyat. Sementara, subsidi untuk orang kaya dan konglomerat justru tidak dikurangi atau bahkan ditingkatkan.

Kedua, korupsi. Pemerintahan yang korup hanya berorientasi pada peningkatan pundi-pundi kekayaan penguasa, keluarga, dan kelompoknya sendiri. Sementara, rakyat umumnya hanya sebagai alat dagang untuk mendapat berbagai kucuran dan pinjaman dana.

Akibatnya, kesejahteraan rakyat semakin jauh dari harapan, kemiskinan meluas, rakyat menderita, dan menanggung beban utang yang besar.

Pada saat ini, kemiskinan yang dihadapi bangsa ini masih menjadi masalah yang luar biasa besar. Karenanya, salah satu cara untuk mengatasinya adalah bangsa ini harus dipimpin oleh orang yang amanah. Bangsa ini harus dipimpin oleh orang-orang yang jujur, bermoral, dan memiliki keberpihakan yang jelas kepada rakyat kecil.

Jika bangsa ini terus-menerus dipimpin oleh orang-orang yang tidak amanah, maka kemiskinan akan semakin meningkat. Bahkan, mungkin kehidupan kita sebagai bangsa akan bangkrut. Karenanya, rakyat yang memegang kedaulatan dan keinginan, maka rakyat harus dapat mengubah dan menentukan pemimpinnya. Ingatlah, Allah memerintahkan, "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya ...." (QS an-Nisa: 58).

sumber : Hikmah Republika oleh Mulyana

Read Entire Article