Massa aksi membakar halte Transjakarta yang berada tepat di depan Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (29/8) malam.
Pantauan kumparan, api tampak muncul di bagian dalam halte sekitar pukul 21.25 WIB.
Belum diketahui persis bagaimana halte tersebut dibakar.
Belum ada upaya pemadaman terkait pembakaran itu. Polisi telah menembakkan gas air mata untuk memaksa massa aksi mundur.
Demo terjadi di sejumlah titik di Jakarta pada hari ini. Ada di DPR, Mako Brimob Polda Metro Jaya Kwitang hingga di depan Mabes Polri.
Aksi unjuk rasa ini terkait kasus tewasnya, Affan Kurniawan, seorang driver ojek online (ojol) yang dilindas mobil rantis Brimob saat insiden demo ricuh pada Kamis (28/8) malam.
Dalam kasus ini tujuh polisi sudah diamankan. Mereka dinilai terbukti melanggar kode etik dan ditempatkan khusus selama 20 hari ke depan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengimbau semua masyarakat untuk tenang untuk percaya dengan pemerintah. "Dalam situasi seperti ini saya mengimbau semua masyarakat untuk tenang untuk percaya dengan pemerintah yang saya pimpin. Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita," kata Prabowo dalam video yang diterima, Jumat (29/8).
Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.