'Harta Karun' di Laut Indonesia Bernilai Triliunan, Ini Jenisnya

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Pangan biru atau blue food seperti ikan, udang, kepiting, hingga rumput laut bukan hanya kaya protein, tetapi juga bisa menjadi 'senjata' ampuh Indonesia melawan stunting. Selain menyehatkan, komoditas ini juga bernilai tinggi di pasar global sehingga memberi manfaat ganda, baik bagi masyarakat maupun perekonomian.


Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu mengatakan, pemenuhan kebutuhan protein menjadi alasan utama mengapa sektor kelautan dan perikanan terus digencarkan.


"Kalau kita lihat kenapa kita melakukan kegiatan di sektor kelautan dan perikanan, apakah perikanan tangkap ataupun budidaya dan seluruhnya. Tidak lain dan tidak bukan adalah, kita diminta memenuhi tuntutan untuk pemenuhan protein," ujar Haeru dalam Outlook Tilapia Indonesia di kantor KKP, Jakarta, Kamis (28/8/2025).


Ia menjelaskan, dengan jumlah penduduk Indonesia yang hampir menyentuh 300 juta jiwa, kebutuhan protein akan semakin tinggi. Salah satu sumbernya yang paling potensial adalah pangan biru.


"Kalau kita lihat bagus mana sih sebetulnya kandungan proteinnya. Kami punya data, ini tidak bermaksud menjelekkan satu dengan yang lain. Kalau kita memakan ikan ternyata kita memiliki banyak kelebihan," katanya.


Mengutip data Universitas Indonesia, Haeru menyampaikan bahwa udang memiliki kandungan protein tertinggi yakni 0,25 gram, disusul ikan 0,22 gram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan daging ayam (0,14 gram), telur puyuh (0,13 gram), daging sapi (0,12 gram), maupun telur ayam (0,12 gram).


"Artinya yang kita lakukan ini sudah sangat pas atau we are in the correct track," tegas dia.


Dari sisi ekonomi, peluang pangan biru juga sangat besar. Haeru menyebut nilai pasar global blue food diproyeksikan melonjak dari sekitar US$270 miliar menjadi lebih dari US$420 miliar pada 2030.


"Kalau kita lihat bagaimana pasar globalnya, luar biasa di tahun 2030 ini proyeksinya terjadi peningkatan yang sangat luar biasa," ujarnya.


Indonesia sendiri, lanjut dia, punya lima komoditas unggulan budidaya, yakni udang, ikan nila, kepiting, rumput laut, dan lobster. Dari sisi nilai pasar global dengan nilai triliunan rupiah, udang mendominasi dengan US$64,8 miliar dengan pangsa pasar Indonesia 6,1% pada 2023; disusul nila US$14,4 miliar dengan pangsa pasar RI 10,9%; kepiting US$12,47 miliar dengan pangsa pasar 7,3%; rumput laut US$9 miliar dengan pangsa pasar cukup tinggi yakni 13,8%; dan lobster US$8,7 miliar dengan pangsa pasar 0,5%.


Dari sisi produksi, perikanan budidaya Indonesia juga terus meningkat. Pada 2022 total produksinya mencapai 14,77 juta ton, naik menjadi 15,36 juta ton pada 2023, dan kembali meningkat menjadi 17,18 juta ton di 2024. Adapun untuk tahun 2025, data sementara hingga Agustus menunjukkan produksi sudah mencapai 8,68 juta ton.


Dengan demikian, pangan biru tak hanya penting bagi gizi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Memperkuat sektor perikanan dan memperluas konsumsi ikan serta hasil laut juga bukan hanya soal bisnis, tapi juga investasi kesehatan untuk generasi mendatang.


Tingginya kandungan protein dalam produk kelautan dan perikanan bisa membantu Indonesia keluar dari masalah stunting, di mana stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis.


(hoi/hoi)
[Gambas:Video CNBC]

Next Article Laris Manis, Ramai-Ramai Pengusaha ASEAN, AS-Arab Incar Tuna Indonesia

Read Entire Article