
Komisi XI DPR RI secara musyawarah mufakat menetapkan Ricky Perdana Gozali sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk masa jabatan 2025–2030.
Penetapan ini dilakukan setelah Ricky menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Selasa (1/7). Ia akan menggantikan Doni Primanto Joewono yang masa jabatannya segera berakhir.
Pria yang merupakan lulusan Program Magister Manajemen Universitas Indonesia saat ini menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia untuk wilayah DKI Jakarta.
Sebelum menduduki posisinya saat ini, Ricky sempat memimpin Kantor Perwakilan BI di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur.
Karier Ricky di BI dimulai sejak tahun 1995, saat ia pertama kali bertugas sebagai staf di kantor perwakilan Semarang, Jawa Tengah. Artinya, ia telah mengabdi selama hampir tiga dekade di lembaga tersebut.
Ricky juga pernah mengemban tanggung jawab dalam pengelolaan portofolio cadangan devisa milik negara. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Valuta Asing serta Kepala Divisi Analisis Pasar Internasional.
Tak hanya itu, Ricky sempat dipercaya memimpin Group Kebijakan Internasional dan Group Hubungan Internasional di BI.
Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024, Ricky tercatat memiliki total harta kekayaan berjumlah Rp. 6.396.965.842 atau Rp 6,39 miliar.

Mayoritas harta kekayaan Ricky berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan senilai total Rp 5.400.000.000. Rinciannya meliputi aset berupa tanah dan bangunan seluas 355 m²/250 m² di Kota Semarang senilai Rp 2.000.000.000, tanah dan bangunan 36 m²/36 m² di Jakarta Selatan senilai Rp 400.000.000, serta properti di Bekasi seluas 216 m²/270 m² dengan nilai Rp 3.000.000.000.
Kemudian untuk harta transportasi, Ricky tercatat memiliki sejumlah kendaraan dengan nilai total Rp 1.059.250.000. Koleksinya terdiri dari tiga unit sepeda motor yaitu Honda Vario (2016), Yamaha Xeon (2015), dan Honda Blade (2014) yang masing-masing senilai Rp 11.000.000, Rp 4.500.000 dan Rp 3.750.000.
Ia juga memiliki tiga unit mobil, yaitu Honda CR-V (2019) senilai Rp 350.000.000, Toyota Altis (2022) senilai Rp 400.000.000, dan Toyota Yaris (2023) senilai Rp 290.000.000.
Selain itu, laporan menyatakan Ricky memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 682.500.000 dan kas atau setara kas sebesar Rp 383.246.123. Laporan juga mencatat utang sebesar Rp 1.128.030.281, sehingga total kekayaan bersihnya tercatat sebesar Rp 6.396.965.842.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan, keputusan memilih Ricky diambil setelah seluruh anggota Komisi XI mempertimbangkan pengalaman panjang dan visi strategis Ricky bagi BI ke depan.
"Deputi BI yang diputuskan Pak Ricky Perdana Gozali. Ini luar biasa. Secara musyawarah mufakat kita menetapkan Bapak Ricky Perdana Gozali sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2025-2030 secara musyawarah mufakat," ujar Misbakhun di Kompleks Parlemen RI, Rabu (2/7).
Misbakhun menjelaskan, selama uji kelayakan dan kepatutan, Ricky menunjukkan kualitas sebagai seorang profesional yang memahami bidang tugasnya serta memiliki visi yang jelas.
Lebih lanjut, Misbakhun menekankan, Ricky dinilai memiliki kemampuan, keahlian, dan kapasitas kepemimpinan yang memadai.