Persebaya Surabaya harus menelan hasil buruk di laga pembukanya di kompetisi Super League musim ini. Berlaga di kandang sendiri, stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Persebaya dipermalukan tim tamu, PSIM Yogyakarta, dengan skor 0-1.
Hasil negatif tersebut menuai kekecewaan sang pelatih, Eduardo Perez. Pria berkebangsaan Spanyol ini mengatakan Persebaya sejatinya mampu tampil dominan pada babak pertama dan memiliki sejumlah peluang emas. Sayangnya, tidak ada satu pun peluang yang bisa dikonversikan menjadi gol.
"Di babak pertama kami punya kesempatan untuk mencetak gol, setidaknya dua gol, dan kami mendominasi serta mengontrol pertandingan," ujarnya saat konferensi pers seusai pertandingan, Jumat (8/8) malam.
Perez melanjutkan, jika anak asuhnya telah mengendalikan permainan di babak pertama pertandingan, namun kehilangan kendali di babak kedua karena terlalu banyak berlari dan minim penguasaan bola.
Meski demikian Perez menegaskan jika kekalahan ini bukan alasan untuk menurunkan semangat tim dan harus diperbaiki di pertandingan selanjutnya.
"Kami perlu meningkatkan banyak hal dan di sepak bola tidak punya waktu untuk alasan apa pun. Kami harus terus berjuang," tukasnya.
Pada pertandingan selanjutnya, Persebaya akan dijamu Persita Tangerang pada Sabtu (16/8), di Stadion Indomilk Arena.