
Salah seorang penerjun Polri mengalami insiden saat sedang latihan sebelum tampil dalam puncak perayaan HUT ke-79 Bhayangkara di Monas, Jakarta Pusat.
Puncak perayaan HUT ke-79 Bhayangkara digelar pada 1 Juni. Momen kecelakaan itu terekam kamera dan beredar di media sosial. Namun belum diketahui kapan kejadian itu terjadi.
Mabes Polri mengkonfirmasi kecelakaan itu.
"Ya, memang kemarin pada waktu latihan ada sedikit insiden yang mengakibatkan salah satu atlet kita untuk paralayang ataupun yang ikut tampil pada peragaan mengalami insiden," kata Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada wartawan di Mabes Polri pada Rabu (2/7).
Mabes Polri menuturkan, kecelakaan terjadi lantaran adanya kerusakan pada bagian payung sehingga atlet yang tak disebut identitasnya itu mesti melakukan pendaratan darurat.
"Ada kerusakan di payung paralayangnya sehingga melaksanakan pendaratan darurat," ucap dia.

Penerjun Polri Sudah Dirawat di RS Kramat Jati
Sandi memastikan, penerjun itu langsung mendapatkan penanganan di RS Polri Kramat Jati pasca-insiden kecelakaan. Kini, kondisi atlet itu sudah berangsur membaik.
"Insyaallah dalam waktu dekat sudah bisa berdinas kembali. Insyaallah dalam waktu dekat sudah bisa bertugas kembali," ucap dia.
"Secara detail kami harus berkoordinasi dengan Dokkes (soal kondisi luka). Namun demikian, yang jelas saat ini sudah ditangani oleh Pusdokkes Polri dan dibawa ke RS Kramat Jati," kata dia.