Pembunuhan Hijaber Guncang Komunitas Muslim Jerman

1 month ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, HANOVER – Pembunuhan Rahma Ayad, seorang peserta pelatihan keperawatan asal Aljazair berusia 26 tahun, memicu gelombang kemarahan dan protes di kalangan warga Aljazair di Jerman dan sekitarnya pekan lalu. Insiden ini terjadi di tengah kenaikan tajam insiden Islamofobia di tersebut.

The New Arab melaporkan, anggota masyarakat dan keluarganya menyerukan agar pembunuhan Rahma diakui sebagai kejahatan kebencian bermotif rasial, menyusul laporan bahwa Rahma telah berulang kali dilecehkan karena mengenakan jilbab dan latar belakangnya sebagai orang Arab.

Rahma ditikam hingga tewas pada pagi hari tanggal 4 Juli di tangga gedung apartemennya di Arnum, sebelah selatan Hanover.

Menurut polisi dan saksi mata, para tetangga mendengar teriakan minta tolong dan memberitahu pihak berwenang. Dia ditemukan dengan beberapa luka tusuk di dada dan bahunya, dan meninggal tak lama setelah layanan darurat tiba.

Seorang pria Jerman berusia 31 tahun yang tinggal di gedung yang sama ditangkap pada hari yang sama dan masih ditahan. Tidak ada tuntutan resmi yang diajukan, dan motifnya masih belum dikonfirmasi secara resmi.

Namun, keluarganya mengatakan bahwa Rahma telah memperingatkan mereka dua bulan sebelumnya bahwa dia dilecehkan oleh tetangganya.

Menurut laporan dari saluran TV Al-Araby, ibu Rahma menegaskan bahwa ia merasa tidak aman karena perilaku pria tersebut, yang mencakup pelecehan verbal terkait dengan pemakaian hijab dan asal usulnya sebagai orang Arab.

Aktivis komunitas Aljazair mengatakan bahwa pria yang sama sebelumnya juga pernah melontarkan komentar-komentar yang menyinggung Rahma.

Kasus ini telah memicu protes di Jerman, dengan kelompok-kelompok Aljazair dan Arab yang mengorganisir aksi protes dan demonstrasi.

Banyak yang menuntut agar kejahatan tersebut diselidiki sebagai tindakan kekerasan rasis, tidak dianggap sebagai insiden yang terisolasi atau dikaitkan dengan penyakit mental.

Pada hari Selasa, sebuah demonstrasi diadakan di luar kediaman Rahma di Arnum, di mana para peserta menyerukan keadilan dan memperingatkan meningkatnya Islamofobia di Eropa.

Para aktivis juga mengkritik kurangnya liputan media dan pernyataan resmi.

“Jika pembunuhnya adalah seorang Muslim dan korbannya orang Jerman, ini akan menjadi berita utama di mana-mana,” kata seorang pengunjuk rasa, menurut Al-Araby TV. Yang lain menggambarkan Jerman sebagai negara yang mempromosikan nilai-nilai keadilan dan hukum “hanya secara selektif”.

Di media sosial, para pengguna mengungkapkan kesedihan dan rasa frustrasi.

“Orang-orang pergi ke Eropa untuk mencari keamanan dan kehidupan yang lebih baik [...] dan mereka berakhir seperti ini,” tulis seorang pengguna X.

Menteri Negara Aljazair untuk Komunitas Nasional di Luar Negeri, Sofiane Chaib, telah berbicara dengan duta besar Jerman di Aljir, menggambarkan pembunuhan Rahma sebagai “kejahatan keji” dan mendesak Jerman untuk meningkatkan perlindungan bagi warga Aljazair.

Konsulat Aljazair di Jerman berjanji untuk menanggung biaya pemulangan jenazah Rahma ke Oran, di mana ia akan dimakamkan.

Seminggu sebelum pembunuhan Rahma Ayat, polisi Jerman mengejar seorang pria Aljazair, menembaknya dari belakang, dan membunuhnya.

Read Entire Article