REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Platform media sosial mengedarkan video yang menunjukkan seorang pemukim Yahudi Israel menodai Masjid Abu Ghosh yang bersejarah, dia buang air kecil di dinding masjid dan membanggakan tindakannya.
Atas tindakan menyakitkan itu, pria berusia 20 tahun dari daerah Yerusalem itu ditangkap pada Kamis (28/8/2025) malam.
Pria tersebut, yang menurut media Ibrani adalah penduduk sebuah moshav di dekatnya, merekam dirinya sendiri yang sedang buang air kecil di Masjid Al-Uzair di Abu Ghosh, sebuah kota Arab di sebelah barat Yerusalem, dan mengunggah video itu ke akun TikTok-nya pada Rabu malam.
Video tersebut menjadi viral dan dilaporkan ke polisi, yang kemudian menangkap pria tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, Kepolisian Israel mengatakan bahwa polisi menerima rekaman dari internet yang menunjukkan seorang pemuda buang air kecil di dinding masjid dan mulai melakukan penyelidikan.
Polisi mengatakan setelah tersangka diidentifikasi, petugas menangkapnya dan membawanya ke kantor polisi untuk diinterogasi terkait pelanggaran menghina agama dan perilaku yang cenderung melanggar ketentraman umum.
Pernyataan menambahkan bahwa pria tersebut diperkirakan dihadapkan ke hadapan hakim pada Kamis.
"Ini adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan memalukan yang layak mendapatkan setiap celaan," kata polisi. "Tidak akan ada kesabaran atau pengampunan bagi siapa pun yang melakukan tindakan kebencian terhadap orang lain."
"Kami akan menindak semua insiden kekerasan terhadap lembaga-lembaga keagamaan, tokoh-tokoh agama, dan secara umum ... dan setiap penjahat akan tahu bahwa tangan panjang polisi akan menjangkau setiap tersangka, di mana pun mereka berada," pungkas pernyataan itu.
BACA JUGA: Smotrich Siap Bangun Bait Suci, Terompet Sangkakala Mulai Ditiup di Masjid Al-Aqsa, Ya Rabb...
Menanggapi video tersebut, seorang warga Abu Ghosh mengatakan kepada situs berita Ynet bahwa hal itu merupakan tindakan memalukan yang dilakukan oleh seorang pemuda yang rasis dan menjijikkan.
"Jika seorang Arab melakukan hal ini di sinagoge, dia akan segera ditangkap dan seluruh negeri akan berdiri," kata warga tersebut, menurut situs berita tersebut. "Harus ada protes keras terhadap tindakan ini yang merusak semua tempat suci."