Rezeki Qubil dalam Seonggok Bus Hangus di Markas Gegana

7 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Laporan Jurnalis Republika, Stevy Maradona

Matahari di timur masih jingga ketika Qubil sibuk mengais barang-barang di seonggok bus yang hangus terbakar. Tangan kanannya cekatan mengambil dan memilah. Bagian-bagian yang tak bisa ditukar rupiah, ia sisihkan sekenanya. Dan di tangan kiri, sak putih lusuh digenggamnya kuat-kuat sebagai kantong tampungan rezeki.

Bau gosong Bus Gegana sama sekali tak mengganggunya. Di pikirannya hanya ada 'makan enak' sampai esok hari, atau setidaknya hingga malam nanti. Qubil memang sangat akrab dengan segala keterbatasan, sebagai bagian dari masyarakat yang kurang beruntung. Hari-harinya sekadar harapan tentang sebuah kemapanan yang saban hari dilihatnya di jalanan jantung ibu kota.

Dia tinggal di Kramat Dalam. Jaraknya tak jauh dari Markas Gegana di Kramat, Jakarta Pusat, tempatnya kini mencari sisa-sisa bagian kendaraan yang bisa diambil untuk dijual. Tidak lebih dari 200 meter. Maka wajar ketika ia sampai di lokasi bus gosong itu, matahari belum juga sepenggalah.

Qubil tampak sedikit mengeluarkan tenaga saat menarik sebuah kabel telanjang di bagian depan bawah bus. Ya, kulit kabelnya sudah lenyap dimakan Si Jago Merah tadi malam. Ia lantas merentangkannya dan mendapati panjangnya lebih dari satu depa. Matanya pun kian berkilat saat ia tahu yang kini di tangannya adalah tembaga merah. Dia tahu persis harga tembaga bekas berkualitas seperti itu.

"Kalau yang begini bisa Rp 50 ribu per kilogram (kg), Mas. Kalau tembaganya nggak bagus paling Rp 30 ribu (per kg)," ujar Qubil menjelaskan kepada Republika, Sabtu (30/8/2025).

Qubil berencana meloakkan barangnya ke seorang pengepul langganan hari ini juga. Harga yang diucapnya dua menit lalu adalah patokan yang diingat untuk standar tembaga bekas. Meski tak pernah tahu persis selisih harga dari pengepul ke tengkulak dengan yang ia kantongi, senyum Qubil merekah mengingat kilauan barang hasil pertambangan itu.

Orang-orang seperti Qubil juga ramai di Halte Transjakarta Senen Sentral. Sebagian besar di antara mereka membawa bajaj biru untuk mengangkut hasil buruan. Halte yang ludes dilalap api itu kini hitam gosong dan pecah kacanya di sana-sini. Pemandangan itu sama sekali tak menyisakan kemegahan dan wibawa Halte Senen Sentral sebelum kerusuhan. Semua lenyap di Jumat malam.

Andri (32) di halte itu sibuk mengangkut barang-barang yang baru saja ia ambil. Meski ada petugas Transjakarta yang berjaga di sana, ia biasa saja. Andri mengambil dengan santai tanpa tergesa. Ternyata, mereka sudah bersepakat tentang barang yang bisa dan tak boleh dibawa. Aktivitas Andri dan teman-temannya pun diawasi. Beda dengan Qubil yang bebas mengambil apa saja, Andri harus mematuhi kesepakatan dengan petugas berseragam Transjakarta itu.

Sayangnya, satu barang yang tak boleh diambil adalah tembaga. Barang paling berharga dari sisa-sisa sebuah peristiwa kebakaran. Titik didih tembaga yang sangat tinggi, lebih dari 2.500 derajat Celcius, membuatnya tak goyah dan tetap gagah tanpa mengubah apapun jika sekadar 'api biasa' yang melahapnya. "Nggak boleh ambil sembarangan sama petugasnya, saya ambil seadanya saja," ujar Andri.

Read Entire Article