
Komposisi media tanam yang baik pertama adalah tanah liat atau tanah merah. Selain itu ada beberapa komposisi penting lainnya.
Memilih Komposisi Media Tanam Yang Baik

Mengutip buku Media Tanam Untuk Tanaman Hias, Redaksi PS (2007) media tanam diartikan sebagai wadah atau tempat tinggal tanaman. Sebagai tempat tinggal yang baik, media tanam harus dapat mendukung pertumbuhan dan kehidupan tanaman.
Mutu media tanam menentukan cepat lambatnya tanaman pot berbunga dan berbuah. Komposisi media tanam yang biasa digunakan meliputi tanah, pupuk kandang, pasir, serbuk gergajian, dan sekam. Sebagian orang menggunakan masing-masing media tersebut secara murni. Artinya, tidak dicampur satu sama lain.
Media tanam yang bagus untuk bertanam tanaman dalam pot adalah menggunakan campuran antara tanah, pasir, dan pupuk kandang atau kompos.
Penggunaan pasir dapat diganti dengan serbuk kayu gergajian atau sekam, agar bobot media tanamnya lebih ringan. Berikut uraian komposisi media tanam yang baik, yang merupakan campuran dari bahan-bahan berikut ini:
Tanah Liat atau Tanah Merah: tanah liat atau tanah merah merupakan komposisi media tanam yang medianya cepat padat dan kandungan haranya cukup lengkap. Namun apabila media tanam hanya menggunakan tanah liat, maka akan membuat tanaman tidak akan tumbuh dengan baik dan sehat karena medianya cepat padat.
Pasir: pasir merupakan komposisi media tanam yang memiliki aerasi udaranya sangat bagus. Apabila media tanam hanya pasir, maka perlu dirawat secara intensif khususnya pengairan dan pemupukannya, karena sifat pasir tidak dapat menahan air.
Pupuk Kandang: pupuk kandang merupakan media tanam yang memilki aerasi udaranya cukup bagus, kandungan hara cukup lengkap, terutama unsur mikronya. Kekurangannya jika hanya menggunakan media tanam ini adalah tanaman tidak akan kokoh pertumbuhannya karena akar tanaman tidak mendapatkan tempat berpijak yang kuat.
Sekam atau Serbuk Kayu Gergajian: sekam atau serbuk kayu gergajian merupakan media tanam pengganti pasir agar bobot media tanam lebih ringan.
Mengapa Komposisi Media Tanam Yang Baik Harus Berupa Campuran?
Media tanam yang baik sebaiknya berupa campuran karena berbagai bahan penyusun media tanam memiliki kelebihan masing-masing yang saling melengkapi.
Contoh cara pengolahan tanah media tanam adalah dalam pot terdiri atas campuran tanah, pasir/sekam/serbuk gergajian, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
Atau jika tanah kebun terlalu liat atau terlalu banyak mengandung pasir, perbandingan tanah kebun, pasir/sekam/serbuk gergaji, dan pupuk kandang menjadi 2 : 1 : 2.
Sebelum digunakan, media tanam sebaiknya diayak dulu agar diperoleh media tanam yang tampak seragam, halus, menarik, dan bersih penampilannya.
Baca Juga: Jenis Media Tanam Hidroponik untuk Penyemaian
Kesimpulan
Komposisi media tanam harus dapat mendukung pertumbuhan dan kehidupan tanaman.
Jangan hanya menggunakan satu komposisi media tanam karena beberapa bahan media tanam memiliki kekurangan masing-masing.
Komposisi media tanam yang baik adalah campuran dari beberapa bahan media tanam sehingga semua saling melengkapi kekurangan.
(ARD)