
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan nasional yang memiliki daya saing di level global. Hal ini dibuktikan perusahaan dengan sukses meraih penghargaan dalam ajang bergengsi FinanceAsia Awards dan Asia’s Best Companies 2025 yang digelar di Hong Kong pada Juni lalu.
Tak tanggung-tanggung, BRI memborong 15 penghargaan yang semakin mencerminkan fundamental bisnis yang tangguh, adaptif, dan relevan dengan dinamika industri keuangan kawasan.
Dalam FinanceAsia Awards 2025, BRI meraih penghargaan sebagai Best Commercial Bank SMEs, Best Bank for Financial Inclusion, Best Private Bank, dan Best Custodian Bank, serta Best Bank dengan kategori highly commended untuk kategori domestik.
Penghargaan ini menunjukkan pengakuan internasional terhadap kekuatan model bisnis BRI yang mampu menghadirkan layanan inklusif, relevan, dan kompetitif di berbagai segmen pasar.
Sementara dalam ajang Asia’s Best Companies yang juga digelar FinanceAsia setiap tahunnya, BRI berhasil unjuk gigi. Event ini merupakan salah satu benchmark bergengsi di kawasan yang disusun berdasarkan survei terhadap investor dan analis terkemuka untuk menilai perusahaan-perusahaan paling unggul dan berpengaruh di masing-masing sektor industri di Asia.
BRI meraih predikat gold pada kategori Best Managed Company, Best Investor Relations, serta Best Managed di antara lembaga finansial. Selain itu, BRI juga menerima sejumlah penghargaan dengan predikat silver, meliputi Best Large-Cap Company, Most Committed to ESG, Best DEI, Best Use of Technology, serta tiga penghargaan yang dianugerahkan untuk Board of Management BRI.
Penghargaan FinanceAsia diberikan kepada institusi keuangan terkemuka di kawasan Asia Pasifik yang mampu menghadapi ketidakpastian global, di tengah pemulihan ekonomi dunia pascapandemi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya stabil, BRI juga tetap menunjukkan ketangguhan dan mampu menciptakan capaian positif di tengah tantangan.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyebut pencapaian ini menjadi bukti bahwa ketangguhan dan relevansi model bisnis merupakan pondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik serta menjawab tantangan dinamika industri keuangan.
Menurutnya, BRI melihat peluang besar untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memperkuat peran strategisnya di tingkat nasional maupun regional.
“Saat ini BRI memiliki fondasi yang sangat kuat untuk mengoptimalkan peluang tersebut. BRI memiliki lebih dari 36.600 tenaga pemasar yang terdiri dari tenaga pemasar mikro (Mantri), RM Lending, dan RM Funding & Transaction dan BRI juga didukung oleh lebih dari 6 ribu unit kerja, mulai dari Kantor Cabang hingga BRI Unit yang tersebar hingga ke pelosok negeri. Menjadikan BRI sebagai bank dengan jaringan dan jangkauan terluas di Indonesia,” ujar Hery.
Selain itu, BRI juga memiliki customer base yang besar di mana hingga akhir Maret 2025 terdapat lebih dari 221 juta rekening simpanan serta 211 ribu user QLola di segmen korporasi. Heri pun menegaskan, angka ini merupakan ekosistem besar yang menjadi kekuatan strategis BRI ke depan.
Pada Juni 2025, BRI juga mencatatkan pencapaian internasional yang membanggakan dengan menempati peringkat 349 dari 2.000 perusahaan publik terbesar dunia dalam daftar Forbes Global 2000.
Capaian ini menjadikan BRI sebagai perusahaan publik terbesar dengan peringkat tertinggi di Indonesia dalam daftar versi Forbes. Dalam laporan tersebut, BRI mencatatkan kinerja positif dengan pendapatan mencapai USD 16,07 miliar, laba USD 3,8 miliar, aset USD 123,83 miliar, dan market value USD 33,48 miliar yang turut memperkuat posisinya di panggung internasional.