BGN Minta Tambah Anggaran Rp 118 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis Tahun 2026

1 month ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyampaikan keterangan usai melakukan pertemuan terkait penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (14/5/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyampaikan keterangan usai melakukan pertemuan terkait penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (14/5/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 118 triliun untuk mendukung kelanjutan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun anggaran 2026.

"Kita usulkan tambahan Rp 118 triliun (tahun depan)," ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana, ketika ditemui wartawan usai rapat, di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja tertutup selama hampir 3 jam bersama Komisi IX DPR, Kamis (10/7). Menurut Dadan, alasan rapat digelar tertutup karena membahas anggaran.

"Kan kita hari ini membicarakan tentang anggaran. Terutama anggaran yang diajukan untuk tahun 2026. Kalau yang 2025 kan sudah terbuka, semua sudah tahu," katanya.

Dadan menjelaskan pagu indikatif yang ditetapkan untuk BGN pada 2026 senilai Rp 217 triliun, berdasarkan surat bersama antara Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas.

Namun, jumlah itu diperkirakan hanya cukup untuk membiayai program MBG hingga akhir Agustus 2026, jika target penerima manfaat tetap berada di angka 82,9 juta jiwa.

"Rp 217 triliun akan habis diserap di akhir Agustus (2026)," tegas Dadan.

Dia menyebut, jika program MBG berjalan penuh sejak Januari 2026 dengan cakupan 82,9 juta penerima manfaat di akhir 2026, maka kebutuhan anggaran per bulan bisa mencapai lebih dari Rp 25 triliun.

"Kalau basis pelaksanaannya kita sukses di akhir tahun dengan 82,9 juta. Maka 82,9 juta sudah start dari Januari. Itu artinya Rp 25 triliun per bulan lebih," ujarnya.

Adapun implementasi program bakal terus dipercepat mulai Agustus 2025, seiring tambahan sumber daya dari lulusan 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dari Universitas Pertahanan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana saat ditemui wartawan usai rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (10/7/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparanKepala BGN, Dadan Hindayana saat ditemui wartawan usai rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (10/7/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

Dadan menargetkan pada Agustus 2025 program MBG akan menjangkau minimal 20 juta penerima manfaat, dengan estimasi penyerapan anggaran mencapai Rp 7 triliun per bulan.

"September (2025), karena kita sudah melihat ada SPPG yang siap, kita perkirakan sudah akan melayani 40 juta (penerima). 40 juta itu artinya sudah akan menyerap Rp 14 triliun satu bulan," ujarnya.

Dadan menyebut angka ini masih bisa terus ditingkatkan hingga mencapai 50-60 juta jiwa dalam waktu dekat.

"Nanti kita tingkatkan lagi di September (2025), itu sudah akan melayani minimal 50–60 juta. Itu sudah akan menyerap kurang lebih Rp 20 triliun," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menetapkan pagu indikatif belanja kementerian/lembaga (K/L) dalam APBN 2026 sebesar Rp 1.157,77 triliun. Anggaran pagu itu tercantum dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2026.

Dari total tersebut, alokasi terbesar ditujukan untuk Badan Gizi Nasional yang mencapai Rp 217,86 triliun. Menggeser Kementerian Pertahanan yang selama ini konsisten berada di posisi teratas penerima anggaran jumbo.

Besarnya dana yang dialokasikan untuk Badan Gizi Nasional tak lepas dari mandat Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Read Entire Article