Pelaksanaan program Pembinaan Lapas Perempuan Berdaya di Lapas Kelas UII A Tangerang, Banten, Jumat (29/8/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yayasan Indonesia Setara (YIS) membekali warga binaan pemasyarakatan (WBP) perempuan dengan keterampilan hidup dan wawasan spiritual. YIS pun menyelenggarakan program Pembinaan Lapas Perempuan Berdaya di Lapas Kelas UII A Tangerang, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten pada Jumat (29/8/2025).
Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian pembinaan yang bertujuan menciptakan pribadi perempuan yang berdaya, resilien, serta memiliki mental kewirausahaan yang kuat. Program tersebut juga menekankan pendekatan spiritual, dengan penguatan nilai-nilai Alquran sebagai landasan hidup.
"Yayasan Indonesia Setara dibangun atas nilai kesetaraan. Kami ingin memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang setara dalam pekerjaan, kontribusi, maupun pendidikan. Program ini adalah salah satu wujud nyata dari mimpi tersebut," ujar pendiri YIS Sandiaga Salahuddin Uno dalam siaran pers di Jakarta pada Jumat.
Dia berharap, melalui pelatihan tersebut, para warga binaan perempuan dapat membangun pola pikir positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperoleh keterampilan yang berguna. Hal itu bermanfaat untuk membangun usaha mandiri setelah menjalani masa hukuman.
Program Pembinaan Lapas Perempuan Berdaya memiliki beberapa fokus utama. Di antaranya, menciptakan lapangan kerja bagi warga binaan pascapemasyarakatan, menumbuhkan kesadaran kewirausahaan, serta membentuk karakter yang sejalan dengan nilai-nilai agama.