Swiss Tolak Banding yang Diajukan Tariq Ramadan, Cucu Pendiri Ikhwanul Muslimin

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Tariq Ramadan divonis bersalah atas pelecehan seksual.

REPUBLIKA.CO.ID, BERN – Mahkamah Agung Swiss pada Kamis (29/8/2025) menyatakan telah menolak banding yang diajukan oleh cendekiawan Islam Tariq Ramadan terhadap vonis pemerkosaan yang dijatuhkan padanya, namun pengacaranya mengatakan dia akan membawa kasus ini ke Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) Eropa.

“Mahkamah Agung menolak banding Tariq Ramadan terhadap vonis pemerkosaan dan paksaan seksual yang dijatuhkan oleh Pengadilan Keadilan Jenewa,” kata pengadilan tinggi dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman The New Arab, Jumat (29/8/2025).

Pengacara Ramadan, Yael Hayat dan Guerric Canonica mengatakan dalam pernyataan yang dikirimkan kepada AFP, “Pihak pembela mencatat keputusan Mahkamah Agung dan menentang keputusan tersebut.”

Mereka menambahkan bahwa kata akhir akan berada di tangan Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa.

Setelah dibebaskan pada 2023, pengadilan banding Jenewa tahun lalu menjatuhkan vonis bersalah terhadap mantan profesor Universitas Oxford berusia 63 tahun itu atas pemerkosaan dan paksaan seksual terhadap seorang wanita di hotel Jenewa 17 tahun lalu.

Dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, dua di antaranya ditangguhkan.

Vonis tersebut menandai putusan bersalah pertama terhadap Ramadan, yang menghadapi serangkaian tuduhan pemerkosaan di Swiss dan Prancis. Putusan itulah yang dikonfirmasi oleh Mahkamah Agung pada Kamis (28/8/2025).

BACA JUGA: Smotrich Siap Bangun Bait Suci, Terompet Sangkakala Mulai Ditiup di Masjid Al-Aqsa, Ya Rabb...

Ditolak

Mahkamah Agung Swiss mengumumkan pada Kamis bahwa pada Juli lalu, mereka telah “menolak banding Tariq Ramadan terhadap vonis pemerkosaan dan paksaan seksual yang dijatuhkan oleh Pengadilan Keadilan Jenewa”.

Mahkamah Agung menyatakan putusan pengadilan kantonal tingkat bawah dapat diterima, dengan kesimpulan dalam putusan bahwa banding Ramadan tidak membuktikan bahwa putusan yang diajukan banding didasarkan pada penilaian sewenang-wenang terhadap bukti.

Read Entire Article