Massa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat berangsur sepi pada pukul 04.00 WIB dini hari, Senin (30/8).
Sebagian massa membubarkan diri usai TNI dan Damkar meminta massa untuk pulang. Selain itu, Damkar juga sembari memadamkan titik-titik api di sekitar DPR.
Namun, sebagian massa lainnya memilih bertahan. Mereka masih bergesekan dengan polisi di pagar DPR yang telah jebol sebelumnya.
Pagar tersebut berada di dekat tikungan Jalan Gatot Subroto ke Jalan Palmerah Timur arah kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Tampak, massa masih terus menerus melemparkan molotov ke arah aparat. Sementara polisi beberapa kali melemparkan gas air mata. Tak jarang gas air mata itu dilempar balik ke arah aparat.
Pesan redaksi: Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.