Ayahanda dari Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas kendaraan taktis (rantis) barracuda milik Brimob, Zulkifli, meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menegakkan hukum seadil-adilnya dalam insiden yang menewaskan anaknya.
Zulkifli menyampaikan permintaan itu saat Presiden Prabowo Subianto bertakziah dan menyambangi rumahnya di Jalan Tayu, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) malam, untuk menyampaikan bela sungkawa.
"Cuma saya minta agar (Presiden) menegakkan hukum yang seadil-adilnya," kata Zulkifli saat ditanya awak media usai Presiden mengunjungi rumahnya, dikutip dari Antara, Sabtu (30/8).
Saat Presiden takziah ke rumahnya selama sekitar 10-20 menit, Zulkifli mengatakan bahwa Prabowo menanyakan beberapa hal, seperti berapa jumlah anak yang tinggal di rumah tersebut, sudah berapa lama tinggal di rumah itu, hingga berapa biaya kontrakan yang dibayar Zulkifli.
Zulkifli dan sang istri pun menyampaikan terima kasih karena Presiden Prabowo telah mengunjungi kediaman mereka yang merupakan kontrakan seluas 3x11 meter persegi.
Adapun kedatangan Presiden Prabowo itu tidak hanya menyampaikan bela sungkawa atas kepergian Affan, sebagai tulang punggung keluarga tersebut.
Presiden berjanji akan memberikan orang tua Affan sebuah rumah, yang merupakan mimpi Affan untuk ibundanya, Herlina.
"Bapak datang langsung ke rumah. Bapak mengunjungi rumah kediaman almarhum, dan juga tadi Bapak memberikan bantuan. Bantuan, semua yang menjadi harapan, keinginan keluarga, Bapak penuhi, termasuk rumah," kata Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria saat ditemui di depan rumah duka, Jakarta, Jumat malam, selepas Presiden bertakziah.
Riza kemudian bercerita rumah yang dimiliki sendiri oleh keluarga merupakan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh Affan untuk ibundanya, mengingat Affan dan keluarganya selama ini mengontrak di rumah petak.
Affan, pemuda kelahiran 2004, putus sekolah sejak usia 14 tahun, dan kemudian bekerja menjadi penjaga portal selama 2 tahun.
Affan kemudian menjalani profesi sebagai pengendara ojek online (ojol) sampai akhir hayatnya. Riza menceritakan almarhum Affan telah menabung dan membeli sebidang tanah untuk keluarganya di Lampung, dan juga telah membelikan motor untuk adik perempuannya.
Terkait bantuan rumah yang diberikan oleh Presiden kepada keluarga Affan, Riza menjelaskan rumah itu berada di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pesan redaksi: Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.