Massa aksi di depan gedung DPR RI kembali mencoba masuk ke dalam area gedung, Jumat (29/8). Massa sebelumnya berhasil masuk usai merobohkan pagar DPR, namun kemudian kembali keluar karena polisi menembakkan gas air matta.
Pantauan kumparan pada pukul 20.46 WIB, lemparan kembang api dan molotov semakin masif. Mobil rantis yang sebelumnya hanya bersiaga pun pelan-pelan mulai maju untuk menghalau massa.
Polisi juga menembakkan gas air mata ke arah massa aksi yang masih tertahan di depan gerbang. Polisi juga mulai menembakkan water canon.
“Keluar pagar, keluar pagar, sampaikan aspirasi dari luar pagar,” kata polisi memberikan komando.
Hingga saat ini massa masih bertahan di depan Gedung DPR.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengimbau semua masyarakat untuk tenang untuk percaya dengan pemerintah. "Dalam situasi seperti ini saya mengimbau semua masyarakat untuk tenang untuk percaya dengan pemerintah yang saya pimpin. Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita," kata Prabowo dalam video yang diterima, Jumat (29/8).
Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.