
Sebuah helikopter dari misi penjaga perdamaian Uni Afrika di Somalia jatuh dan terbakar di bandara di ibu kota Mogadishu pada Selasa (1/7).
Berdasarkan laporan media pemerintah SONNA, helikopter dari Misi Dukungan dan Stabilisasi Uni Afrika di Somalia (AUSSOM) membawa 8 personel ketika jatuh saat mendarat. Api yang muncul akibat jatuhnya pesawat pun telah dipadamkan.
Masih belum jelas apakah ada korban tewas. Dikutip dari Reuters, Rabu (2/7), juru bicara AUSSOM belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan.
"Kami mendengar ledakan dan melihat asap dan api di helikopter," kata Farah Abdulle yang bekerja di bandara.
"Asap sepenuhnya menutupi helikopter," lanjutnya.
AUSSOM memiliki lebih dari 11 ribu personel di Somalia untuk membantu militer di sana melawan kelompok Islamis al Shabaab.
Kelompok yang terafiliasi dengan al Qaeda itu berjuang hampir 2 dekade untuk menggulingkan pemerintah Somalia yang diakui internasional dan membangun pemerintahannya sendiri berdasarkan interpretasi hukum syariah yang ketat.