Liputan6.com, Jakarta - Aktor laga legendaris Bruce Willis dikabarkan tengah melawan demensia frontotemporal yang menimpa dirinya setelah sebelumnya menderita afasia. Emma Heming Willis, sang istri, membeberkan dalam sebuah wawancara khusus dengan ABC News pada Selasa (26/08/2025) bahwa suaminya kini tinggal di "rumah kedua" yang berlokasi tidak jauh dari kediaman utama mereka.
Keputusan ini diambil agar aktor Sixth Sense tersebut bisa mendapatkan perawatan medis 24 jam dari tim kesehatan khusus. "Itu salah satu keputusan tersulit yang pernah saya buat sejauh ini. Tapi saya tahu, yang terpenting, Bruce pasti menginginkan itu untuk putri-putri kami," cerita Emma dalam acara ABC News.
Menurut Emma dalam acara yang sama, pemindahan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak, sesuai dengan keinginan dari Bruce. Meskipun tinggal terpisah, Emma dan kedua putrinya, Mabel dan Evelyn rutin mengunjungi Bruce setiap hari untuk sarapan dan makan malam.
"Kami sering ke sana," ujar Emma dalam wawancara. "Ini rumah kedua kami, jadi anak-anak perempuan kami menyimpan barang-barang mereka di sana. Rumah ini penuh dengan cinta, kehangatan, perhatian, dan tawa, dan sungguh indah melihatnya."
Aktor Hollywood, Bruce Willis memutuskan pensiun dari akting. Keputusan diumumkan oleh pihak keluarga yang dikutip dari The Guardian. Kabar pensiunnya Bruce Willis terdengar tak sedap lantaran alasan kesehatan.
Belajar Beradaptasi
Sebelumnya saat wawancara bersama ABC News, Emma mengungkapkan bahwa otak aktor Die Hard itu "sudah tidak berfungsi lagi". "Bahasanya sedang berubah. Kami sudah belajar beradaptasi dan kami punya cara berkomunikasi dengannya, yang memang berbeda," jawab Emma.
Namun, Emma juga mengklarifikasi bahwa suaminya "masih sangat aktif" dan "secara keseluruhan dalam kondisi kesehatan yang sangat baik." Emma mengaku khawatir dan takut dengan perubahan sifat suaminya, efek dari penyakit yang diidapnya.
"Untuk seseorang yang sangat banyak bicara dan sangat aktif, dia hanya sedikit lebih pendiam. Ketika keluarga berkumpul, dia akan sedikit luluh. Rasanya agak terasing, sangat dingin, tidak seperti Bruce yang hangat dan penuh kasih sayang," lanjut Emma.
Berdampak pada Pernikahan
Sebelum diagnosis gangguan yang diderita Bruce Willis, terjadi masalah serius pada pernikahannya dengan sang istri. Emma mengakui bahwa pada masa itu, ia merasa bingung dan sampai pada titik mempertanyakan kelangsungan pernikahan mereka, "Bisakah saya tetap berada dalam pernikahan yang rasanya berbeda dari yang dulu? Pernikahan yang rasanya sudah tidak seperti pernikahan lagi?"
Berdasarkan laporan dari New York Post, Emma telah mencoba untuk "berbicara" dengan Willis mengenai masalah yang mereka hadapi, tetapi usahanya selalu diabaikan oleh sang suami. Hingga pada satu hari, mereka akhirnya menerima diagnosis medis yang menjelaskan mengapa perilaku Bruce berubah drastis.
Riwayat Penyakit Bruce Willis
Berdasarkan data dari Entertainment Weekly, Bruce Willis didiagnosis menderita afasia pada tahun 2022, gangguan neurologis yang mengganggu kemampuan berkomunikasi. Mengetahui dirinya mengidap gangguan tersebut, keluarga Bruce mengumumkan bahwa aktor Sin City itu akan menghentikan perjalanannya di dunia akting.
Kemudian, gangguan ini berubah menjadi dementia frontotemporal pada tahun 2023. Melansir New York Post yang mengutip Mayo Clinic, demensia frontotemporal yang diidap Bruce Willis merupakan gangguan neurologis yang memengaruhi area otak dan berhubungan dengan kepribadian, perilaku, serta bahasa.
Sang istri akhirnya membuatkan buku berjudul "The Unexpected Journey: Finding Strength, Hope, and Yourself on the Caregiving Path" yang berkisahkan tentang perjuangan kesehatan Bruce. Buku ini akan terbit pada 9 September mendatang.