Lampung Geh, Bandar Lampung - Hujan deras, air dari TPA Bakung mengalir ke pemukiman warga di Jalan Umbul Kunci, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, pada Sabtu (30/8) pagi.
Aji salah satu warga setempat mengatakan banjir air dari tumpukan sampah di TPA Bakung ini kerap terjadi saat turun hujan.
Penyebab setiap hujan lebat pasti seperti ini, pembuangan air TPA meluap dan menyebar ke pemukiman warga
Ia juga mengatakan, TPA Bakung ini sudah tidak layak untuk digunakan.
"Sebenernya TPA itu sudah tidak layak kak karna menumpuk sampah sudah melebihi gunung," ujarnya.
Aji juga menambahkan, banjir air dari tumpukan sampah di TPA Bakung ini sudah berlangsung sejak tahun 2023.
"Ini di mulai dari tahun 2023, lurah camat selalu hadir ketika bencana ini terjadi, dan saya selalu berbicara gimana kedepannya tapi tidak ada tindakan khusus sama sekali," jelasnya.
Ia juga menambahkan, belum ada tindakan tegas dari pemerintah untuk menangani permasalahan sampah yang ada di TPA Bakung.
"Begitu juga walikota yang langsung melihat kondisi ini wagub juga pernah hadir di air TPA besar itu tapi hasilnya sama saja," kata Aji.
Aji juga menyampaikan, tak hanya air sampah yang mengalir ke rumah warga. Namun, air TPA Bakung ini juga dialirkan setiap hari ke aliran sungai yang biasa digunakan oleh warga.
"Yang lebih parah lagi air TPA yang mengalir setiap hari di buang langsung ke aliran sungai yang selalu di pakai buat mandi nyuci oleh masyarakat teluk Betung," ujarnya.
Terakhir Aji berharap agar pemerintah sigap dalam menangani permasalahan air dari TPA Bakung yang mengalir ke pemukiman warga.
"Harapannya TPA harus di pindahkan karna sudah tidak layak, sampah TPA sudah menumpuk dan melebihi gunung gunung di sekitarnya," pungkasnya. (Put/Dwk)