Pengamat Ungkap Ada Ketimpangan Harga di Sektor Perberasan

1 month ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Khudori, menyoroti ketimpangan harga dalam rantai pasok perberasan nasional. Menurutnya, kebijakan harga saat ini menguntungkan petani, tetapi menekan pelaku usaha di sektor hilir seperti penggiling dan pedagang.

“Tak masuk akal jika HPP gabah naik, tetapi HET beras tidak disesuaikan,” kata Khudori dalam diskusi yang digelar Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) di Jakarta, Senin (14/7/2025).

Ia menjelaskan, pemerintah memang telah menaikkan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram. Dengan biaya produksi sekitar Rp4.836 per kg, petani menikmati margin keuntungan hingga 34 persen. Namun, pelaku di hilir harus membeli gabah dengan harga pasar yang lebih tinggi, bahkan mencapai Rp7.500 hingga Rp8.000 per kg.

Di sisi lain, harga eceran tertinggi (HET) beras medium masih stagnan di angka Rp12.500 per kg. Ketimpangan ini membuat penggiling dan pedagang beras sulit mendapatkan margin, bahkan berpotensi merugi.

Kondisi ini juga berdampak pada pasokan di pasar. Sejumlah penggilingan mengurangi volume produksi karena tekanan harga, yang kemudian berisiko memicu kelangkaan beras dan lonjakan harga di tingkat konsumen.

Khudori juga menyoroti stok beras di gudang Bulog yang melimpah tetapi minim penyaluran. Akibatnya, pasokan ke pasar tidak optimal, sementara harga beras terus melampaui HET dan menyumbang inflasi dalam lima bulan terakhir, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).

Data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan, rata-rata harga beras medium di tingkat konsumen pada Juni 2025 mencapai Rp13.995 per kg. Sementara di tingkat penggilingan, harga mencapai Rp12.800 per kg, lebih tinggi dari HPP nasional sebesar Rp12.000 per kg.

Melihat situasi ini, Khudori mendesak pemerintah menyesuaikan HET agar selaras dengan realitas harga gabah. Ia juga mendorong integrasi kebijakan dari hulu ke hilir, pengakhiran skema pengadaan maklon yang dinilai mahal, dan pembukaan jalur distribusi beras selain melalui Bulog.

“Tugas pemerintah bukan hanya memastikan stok, tetapi juga memastikan keterjangkauan. Jadi, harga harus terjangkau,” ujarnya.

sumber : Antara

Read Entire Article