Semarang (ANTARA) - Massa aksi anarkis yang sebelumnya menggelar aksi di depan Markas Polda Jawa Tengah di Kota Semarang, Jumat malam, membakar sejumlah mobil di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah.
Massa merangsek masuk melalui pintu belakang kantor gubernur dengan cara merobohkan pintu gerbang.
Selain membakar mobil berplat nomor merah dan hitam, massa juga merusak sejumlah mobil yang ada di sekitarnya.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan setidaknya ada empat unit mobil yang dibakar massa
"Setelah didorong, massa mengarah ke belakang kantor gubernur," katanya.
Menurut dia, massa memanjat dan merusak pintu pagar belakang kantor gubernur.
Selain mobil, kata dia, massa juga dilaporkan merusak sejumlah sepeda motor di kantor tersebut.
Ia menuturkan petugas masih berupaya mendorong massa ke arah kawasan Simpanglima Semarang.

"Masih didorong dengan menggunakan meriam air dan gas air mata," ujarnya.
Sebelumnya, aksi massa di depan Markas Polda Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat sore, berakhir ricuh.
Massa melempari petugas dengan menggunakan bom molotov, batu, dan botol air mineral.
Petugas membubarkan massa dengan menggunakan meriam air dan tembakan gas air mata.
Baca juga: Aparat kepolisian pukul mundur pendemo di Solo
Baca juga: MUI imbau anggota DPR RI tak menyinggung masyarakat ketika berbicara
Baca juga: Polda Kalsel gelar doa bersama para ulama untuk keamanan bangsa
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.