
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berganti nama jadi Welas Asih. Penggantian nama ini mengikuti keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang diteken pada 19 Juni 2025 lalu.
RSUD Al-Ihsan pertama kali didirikan pada tahun 1993. Dulu, rumah sakit ini berbentuk yayasan dan dibangun oleh enam tokoh Jawa Barat.
Keenam tokoh ini dikenal sebagai perwakilan dari umat Islam, ulama, dan pemerintahan. Salah satunya adalah Wakil Gubernur Jawa Barat Ukman Sutaryan periode 1993-1998.
“Dulu untuk nama Al-Ihsan sendiri munculnya dari Pak Ukman (Sutaryan) Almarhum, Wakil Gubernur Jawa Barat dulu. Nah dulu sebenarnya ini yayasan, dulu yayasan namanya Rumah Sakit Islam Al-Ihsan,” tutur Analisis Hukum Ahli Pertama RSUD Al-Ihsan Zidney Fahmidyan saat ditemui di lokasi, Selasa (1/7).
Zidney menjelaskan, RSUD Al-Ihsan memang dikenal sebagai rumah sakit Islam. Bahkan nama Al-Ihsan memiliki makna yang mendalam.

Ihsan adalah tingkatan tertinggi dalam beribadah, yaitu beribadah seolah-olah melihat Allah, dan jika tidak bisa melihat-Nya, maka yakin bahwa Allah melihat kita.
“Jadi, memang dari dulu tuh Al-Ihsan sudah benar-benar ya latar belakangnya kan dengan seiring transformasi itu pelayanan publiknya itu lebih ke secara branding-nya di keislamannya,” ungkapnya.
Rumah Sakit Islam Al-Ihsan yang tadinya dikelola oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Al Ihsan dari tahun 1993 hingga tahun 2004, beralih kepemilikannya menjadi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2004.
Lalu pada tanggal 19 November 2008 berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No 23 Tahun 2008 Rumah Sakit Islam Al-Ihsan berubah menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat.
Kini, RSUD Al-Ihsan akan berganti nama menjadi RSUD Welas Asih, yang terinspirasi dari dua nama Allah dalam Asmaul Husna, yakni Ar-Rahman dan Ar-Rahim.
“Jadi untuk saat ini harapan dari Gubernur Jawa Barat (Dedi Mulyadi) itu memunculkan kearifan budaya Sunda. Sehingga Sebenarnya dari Welas Asih pun Ini kita ambil, Pak Gubernur ambil itu dari nama indah di Ar-Rahman (dan) Ar-Rahim. Itu sebenarnya lebih ke arah kasih sayang,” tutur Zidney saat ditemui di lokasi, Selasa (1/7).