Seorang mitra ojek online (ojol) ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (rantis) Korps Brimob Polri pada demo Kamis (28/8/2025) malam. Setelah ditelisik lebih lanjut, kendaraan tersebut adalah Rantis Rimueng.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Suheri mengatakan bahwa driver ojol tersebut meninggal dunia, disertai ucapan permohonan maaf.
”Kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita yang mana ada kejadian tadi sore, sehingga saya atas nama pimpinan Polda Metro menyampaikan permohonan maaf mendalami berduka cita sedalam-dalamnya almarhum,” ucap Asep di RSCM, Jakarta pusat, Kamis (29/8/2025) dikutip dari kumparanNEWS.
Penamaan Rimueng berasal dari bahasa Aceh yang berarti Harimau. Dirakit dan dirancang di Indonesia dengan menyesuaikan kebutuhan medan tempur Tanah Air.
Mengutip unggahan akun Instagram @humaskorpsbrimob, Rantis Rimueng masuk ke dalam kategori kendaraan yang digunakan untuk kebutuhan transportasi personel dan peralatan Korps Brimob. Tugas operasinya mulai dari patroli jarak jauh, penanganan unjuk rasa, pengamanan VVIP, hingga pertempuran konvensional.
Kapasitas Rantis Rimueng mampu mengangkut 4 orang di dalam dan 8 orang dengan posisi berdiri di footstep kanan dan kiri. Sementara itu, kelengkapan meliputi mounting senapan serbu, pelontar gas air mata, dan senjata 15 amunisi kaliber 38 mm juga tersedia untuk kebutuhan mendesak.
Jantung pacunya mengandalkan mesin 3.200 cc yang mampu mencapai kecepatan 100 km/h di jalan perkotaan. Ia juga bisa melibas jalan ekstrem dengan kemiringan 60 derajat.
Dapur mekanis tersebut dibalut jubah armor lapis baja serta kaca dengan ketebalan NIJ level 3 dengan bobot total mencapai 14 ton. Artinya, hampir 14 kali lipat berat kosong Toyota Avanza.
Pada saat kejadian Kamis (28/8/2025) malam, Rantis Rimueng tersebut diisi oleh 7 anggota Brimob. Saat ini seluruhnya telah diamankan dan dalam proses pemeriksaan oleh Div Propam Mabes Polri dan Propam Brimob Polri.
”Jadi pelaku sudah diamankan, pelaku 7 orang dan kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Div Propam Mabes Polri dan Propam Brimob Polri karena ini menyangkut anggota Brimob. Sedangkan pemeriksaannya saat ini dalam rangka pemeriksaan di Kwitang, karena anggota tersebut kesatuannya adalah satuan Brimob Polda Metro Jaya,” kata Kadiv Propam Irjen Pol Abdul Karim di RSCM, Jumat (29/8/2025).
Berikut daftar identitas tujuh pelaku: