Hi!Pontianak - Aksi demo di hari ke-4 di Pontianak berlangsung damai, namun ditemukan 6 bom molotov yang diamankan oleh kepolisian. Hal itu dibenarkan oleh Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Suyono pada Sabtu 30 Agustus 2025.
“Bahwasanya ada peserta aksi unjuk rasa yang tumpangan yang bukan murni daripada BEM. Tadi ada yang membawa indikasi bom molotov, kemudian ban yang akan dibakar di Mapolda Kalbar jadi pada saat masuk kita lakukan razia sesuai dengan kesepakatan bersama daripada BEM bahwasanya tidak mempunyai pita warna merah itu adalah bukan bagian dari mereka,” ungkap Suyono.
Lanjut, setelah dilakukan razia didapatkan 3 orang yang membawa bom molotov dengan ban yang untuk dibakar di Mapolda Kalbar.
“Mereka yang membawa bom molotov diduga penyusup atau memancing aksi keributan itu di luar dari aliansi mahasiswa,” tambahnya.
Saat ini para pembawa bom molotov beserta barang bukti lainnya telah diamankan di Mapolda Kalbar untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.